' Polisi Selidiki Penculikan Bayi Berusia 3 Hari - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Polisi Selidiki Penculikan Bayi Berusia 3 Hari

Polisi Selidiki Penculikan Bayi Berusia 3 Hari

Written By dodi on Wednesday, September 19, 2012 | 8:00 AM


KAB.BEKASI (LJ) - Jajaran kepolisian terus berupaya melakukan penyelidikan tentang kasus penculikan bayi berusia 3 hari yang telah diculik wanita berseragam perawat di RS di Tambun, Kabupatenb Bekasi. "Pihak kepolisian hingga kini masih mencari pelaku penculikan bayi," kata Kompol Andre Ananta Kapolsek Tambun, kepada wartawan kemarin.

Kapolsek Tambun mengatakan kasus tersebut saat ini masih dalam perkembangan penyidikan oleh Polres Kabupaten Bekasi. "Dengan adanya laporan dari korban. kasus ini langsung ditangani di Polres," ujarnya

Sekedar diketahui pada edisi 147 telah diturunkan berita tentang, Syifa Maisyatul Khoirot (20) seorang ibu muda dari pasangan Jaja Nurdiansyah (31) warga Kampung Maruk RT 01 RW 11, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, baru melahirkan seorang bayi laki-laki berumur 3 hari diculik di rumah sakit tempat dirinya bersalin.

Rumah Sakit (RS) tersebut adalah RS Ibu dan Anak Siti Zachroh yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanudin no.84, Tambun, Kabupaten Bekasi. Bayi laki-laki dari hasil pernikahannya Syifa dan Jaja yang lahir Rabu (12/9) hilang di RS tersebut.

Informasi yang dihimpun, ibu muda itu masuk RSIA Siti Zachroh pada pukul 09.00 Wib, dan melahirkan dengan operasi caesar.  Usai anak pertama yang baru dilahirkannya itu, keadaan Syifa masih lemah hingga tidak bisa menyusui bayinya. Keesokan harinya, barulah Syifa bisa menyusui dan tidur bersama bayinya di ruang inap, yang sudah ditentukan oleh pihak RS itu.

Sementara, Jaja mengurus administrasi dan melunasi biaya rumah sakit sebesar Rp7,1 juta, yang harus dibayar. Hal itu ia lakukan karena menurut dokter, Syifa dan bayinya sudah bisa pulang keesokan harinya.

Malang bagi Jaja dan Syifa, Sabtu (15/9) yang harusnya mereka bisa pulang bersama sang bayi tercinta, bayi tersebut malah diculik oleh orang yang tidak bertanggung jawab sekitar pukul 13.00 WIB.

Di tengah kekalutan dan kesedihannya, suami Syifa, Jaja Nurdiansyah (31) dipanggil pihak rumah sakit. Pihak rumah sakit berpesan agar keluarga yang kehilangan bayi bernama Cello Aditya itu tidak berbicara pada wartawan atau siapapun yang bertanya mengenai kasus tersebut.

"Katanya, takut informasinya beda antara saya dan dari polisi dan takut wartawan melebih-lebihkan. Kalau sampai terjadi seperti itu, pihak rumah sakit bilang akan menuntut saya," papar Jaja saat konfrensi pers di Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Jakarta, Senin (17/9).

Mirisnya lagi, pemilik rumah sakit berkata, bila bayi tersebut tidak ditemukan berarti sang bayi bukanlah rejeki mereka. "Pemilik rumah sakit bilang, mungkin bayi kami sudah dirawat oleh orang berpunya sedangkan kami bisa punya anak lagi dalam waktu 3 bulan kemudian," pungkasnya. ADT


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger