' Pengkajian Sejarah dan Purbakala Kab.Bandung Terkendala Anggaran - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Pengkajian Sejarah dan Purbakala Kab.Bandung Terkendala Anggaran

Pengkajian Sejarah dan Purbakala Kab.Bandung Terkendala Anggaran

Written By dodi on Friday, September 14, 2012 | 10:00 PM

 KAB.BANDUNG (LJ)-Upaya melakukan pengkajian sejarah dan kepurbakalaan di kabupaten Bandung, masih terkendala oleh permasalahan anggaran, akibatnya banyak kajian sejarah yang terhambat dan tak bisa dilanjutkan.

“Seandainya anggaran memungkinkan, kami juga lebih ekspansif lagi untuk mengembangkan kepurbakalaan," ungkap Kepala Bidang sejarah dan kepurbakalaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, Dedi Sutardi dikantornya Pada LINGKAR JABAR kemarin.

Dalam Peraturan Pemerintah Kabupaten Bandung,No. 5 tahun 2008, Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bandung, jelas terinci penjabaran tentang tugas pokok dan fungsi, seperti melakukan penelitian, menseleksi dan melestarikan aspek aspek sejarah dan kepurbakalaan di Kabupaten Bandung, baik bersifat lokal dan mungkin nantinya bidang Kesejarahan biasa dikembangkan ke tingkat nasional.

Meski terkendala masalah anggaran, namun pihaknya tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi seperti melakukan kajian secara bertahap, dengan cara membentuk Paguyuban Juru Pelihara (JUPE) yang selama ini sudah berjasa ikut melestarikan situs situs di Kabupaten Bandung.

“ Alhamdulilah saat ini sudah mendapatkan respon dari Bupati, sehingga tahun 2012 ini  mengeluarkan dana  Insentif untuk para juru pelihara tersebut, meski belum semua mendapatkannya tapi mudah mudahan untuk tahun 2012 bisa diakomodir semua,” paparnya.

Lebih jauh Dedi menuturkan, saat ini jumlah situs peninggalan sejarah di Kabupaten Bandung terbilang cukup banyak.Berdasarkan pendataan pada tahun 2008 tercatat hanya sekitar 30 situs. Namun pada tahun 2012, ada peningkatan kurang lebi 73 situs, seperti situs Kabuyutan yang ada di Kecamatan Pasirjambu situs Makam Eyang Cakra dan situs Gunung Wayang,” itu kan perlu ada kajian.” Untuk mengembangkan kebudayaan dan kepurbakalaan di kabupaten Bandung, kami berharap mendapat dukungan berbagai pihak,” pungkas Dedi.

Dia menambahkan, saat ini kabupaten Bandung mempunyai misi diantaranya, membangun masyarakat pedesaan yang mandiri dan berdaya saing, religious, kultural dan berwawasan lingkungan.UDN

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger