' Pengerjaan Proyek Revitalisasi GOR Pajajaran Bermasalah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pengerjaan Proyek Revitalisasi GOR Pajajaran Bermasalah

Pengerjaan Proyek Revitalisasi GOR Pajajaran Bermasalah

Written By dodi on Tuesday, September 4, 2012 | 8:00 AM

BOGOR (LJ) - Proyek revitalisasi sarana Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran yang berlokasi di Jalan Pemuda No 4 Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, sepertinya dalam kondisi bermasalah. Indikasinya, Kantor Pemuda dan Olahraga Kota Bogor sudah melayangkan surat teguran sebanyak dua kali kepada Ketua Komite Revitalisasi GOR Pajajaran, Agus Teguh, dengan maksud meminta Komite Revitalisasi agar menyelesaikan pertanggungjawaban dalam pengerjaan proyek tersebut dengan proporsional.

"Kami sudah mengeluarkan surat teguran yang kedua. Inti dari teguran tersebut, kita meminta agar ketua komite revitalisasi segera menyelesaikan tugasnya merampungkan pekerjaan revitalisasi GOR Pajajaran," kata Kepala Kanpora, Taufik Qurachman, ketika dikonfirmasi LINGKAR JABAR, usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kota Bogor, Senin (3/9).

Taufik memastikan, setelah mendapatkan dua kali teguran, pihak komite revitalisasi harus segera mempercepat pekerjaannya demi tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pemuda dan olah raga. "Kita kan bekerja tidak asal. Tapi harus sesuai dengan prosedur yang ada. Selama ini, kita belum mendapat laporan dari pihak komite revitalisasi," imbuhnya

Dijelaskannya, jika pihak tersebut tidak mengindahkan teguran kedua, maka pihak Kanpora bisa melayangkan surat peringatan ketiga. Jika tidak diindahkan juga, maka akan dilaporkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. "Sanksi yang akan diberikan, itu akan kami serahkan kepada Pemkot Bogor yang berwenang untuk melakukan tindakan terkait dengan pengerjaan GOR Pajajaran yang belum selesai itu," ujarnya.

Seperti diberitakan LINGKAR JABAR pada edisi 136 (Senin, 3/9), dana hibah revitalisasi sarana Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran sebesar Rp 9,9 miliar sudah dikucurkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) setelah menandatangani kesepakatan pada 1 Oktober 2010 lalu. Namun hingga kini, pengerjaan proyek fisik GOR kebanggaan Kota Bogor itu masih saja molor alias belum rampung.

Padahal, bantuan yang diperoleh itu, amanah yang harus dijalankan dengan baik oleh Pemkot Bogor. Apalagi, Bogor salah satu kota terdekat dengan Jakarta, sehingga diharapkan bisa menjadi proyek percontohan yang baik bagi daerah lain. Namun, sejak kucuran anggaran diterima Pemkot Bogor pada Desember lalu, selama satu tahun lebih belum ada realisasinya.

Tak heran, jika dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik dinilai sejumlah pihak rawan dikorupsi. Revitalisasi GOR Pajajaran yang sedang dikerjakan itu, hingga kini masih belum diketahui kapan akan selesai. Kolam Renang Mila Kencana misalnya, seharusnya sudah selesai dalam pekerjaannya, hingga kini tempat tersebut belum bisa dioperasionalkan.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Kota Bogor, Alan Tandiar, menyatakan pihaknya tak terlibat dalam proyek revitalisasi GOR tersebut. Artinya, semua data tentang revitalisasi GOR Padjajaran termasuk maket atau miniatur pembangunan tak ada di Bappeda. “Kalau Bappeda itu hanya perencanaan keseluruhan pembangunan yang ada di APBD,” ujar Alan.

Alan justru melimpahkan prosedurnya kepada Dinas Pengawas Pembangunan dan Permukiman (Wasbangkim) Kota Bogor. Sedangkan pengendapan dana sekaligus anggaran Revitalisasi GOR ada pada kewenangan bagian keuangan Sekretaris Daerah Kota Bogor. “Anggaran terserap berapa, bagaimana teknis dan lain sebagainya, bagian Keuangan Setda yang tahu,” kilahnya.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Tata Bangunan pada Wasbangkim Kota Bogor, Asep Yayat, ketika dikonfirmasi LINGKAR JABAR justru mengaku tak mengetahui persoalan revitalisasi GOR itu. “Tak tahu saya, bukan saya yang tangani itu (proyek GOR Pajajaran, Red),” ucapnya.

Sampai berita ini diturunkan, Ketua Komite Revitalisasi GOR Pajajaran, Agus Teguh, ketika akan diminta konfirmasi oleh LINGKAR JABAR, tak berhasil dihubungi. Telepon genggamnya tidak aktif alias mati. Demikian pula disambangi ke lokasi proyek, Agus tak berhasil ditemui. ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger