' Pemkot Bogor Tetap Akan Menaikan Tarif Parkir - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , , » Pemkot Bogor Tetap Akan Menaikan Tarif Parkir

Pemkot Bogor Tetap Akan Menaikan Tarif Parkir

Written By Prast on Friday, September 7, 2012 | 3:30 PM

BOGOR (LJ) - Peraturan Tarif parkir yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dengan ketentuan Perda No.4 tahun 2012 tentang kenaikan tarif parkir, yang akan diberlakukan di tujuh ruas jalan rawan kemacetan di Kota Bogor, dikeluhkan sejumlah masyarakat Bogor.

Pasalnya, dengan kenaikan tarif parkir yang awalnya hanya Rp.2.000- untuk tarif kendaraan roda empat, kini naik menjadi Rp.6000 untuk satu kali parkir. Sedangkan untuk tarif parkir kendaraan roda dua awalnya hanya Rp.1000, kini naik menjadi Rp.3000. Hal ini berdampak terhadap penurunan pendapatan warga yang berusaha sekitar lokasi. "Karena, pengendara tidak mau lagi melakukan parkir didekat warungnya, sebab kalau mereka parkir akan dikenakan tarif berlipat-lipat," kata Wardi pedagang kelontong, Kamis (6/9).

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas (Kadis) DLLAJ Kota Bogor Suharto menerangkan, bahwa ketetapan Perda No.4 tersebut, tetap akan diberlakukan. "Kami tetap akan memberlakukan ketetapan perda tahun 2012 tersebut,kami pun tidak akan memutuskan suatu hal tanpa ada solusinya," ungkapnya kepada LINGKAR JABAR Kamis (6/9).

Solusi yang diterapkan DLLAJ Kota Bogor yaitu dengan menyediakan beberapa puluh meter untuk zona tarif biasa di sepanjang zona yang termasuk dalam tarif parkir baru. "Pihak DLLAJ akan memberikan lokasi yang berjarak beberapa puluh meter dari zona parkir khusus (rawan kemacetan) untuk zona bertarif biasa. Zona ini, kita berikan untuk warga yang memang tidak mau membayar tarif parkir sesuai dengan ketentuan," jelasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa para juru parkir yang berada di sekitar wilayah rawan kemacetan yang sudah ditetapkan akan mengalami kenaikan, akan diberikan pengarahan. "Kita sudah memberikan masukan kepada seluruh juru parkir yang berada di jalur untuk menerapkan tarif baru, yang harus dilakukan oleh para juru parkir. Para juru parkir, harus memberikan informasi kepada para pengendara dengan cara mengetuk kaca pintu dan mengatakan bahwa di area tersebut tarif parkirnya sudah naik. Kalau sudah diberi informasi, terserah dari si pengendara tersebut apakah mau parkir di area yang sudah di tentukan atau tidak," tegasnya.

Menurut Suharto, seharusnya warga sekitar mendukung dengan ditetapkannya Perda No.4 tersebut, karena dengan ditetapkan tarif parkir yang baru, bisa mengurangi kemacetan di Kota Bogor. "Mungkin disini terjadi miskomunikasi antara kami dengan masyarakat. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat Kota Bogor supaya mendukung peraturan tarif parkir ini agar terciptanya suasana yang nyaman," pungkasnya. (AME)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger