' Pemkab Cianjur Dianggap Tidak Peduli Dengan Buta Aksara - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Pemkab Cianjur Dianggap Tidak Peduli Dengan Buta Aksara

Pemkab Cianjur Dianggap Tidak Peduli Dengan Buta Aksara

Written By dodi on Wednesday, September 19, 2012 | 8:00 AM


CIANJUR (LJ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dinilai kurang peduli terhadap pelaksanaan program keaksaraan fungsional (KF) dalam rangka pemberantasan buta aksara. Buktinya, pengajuan anggaran pelaksanaannya kerap ditolak.

Kepala Seksi Dikmas Kelembangaan dan Kursus Bidang PLSPO (Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga) Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Daryani Winata mengatakan, pihaknya hanya mengandalkan kucuran dana bantuan dari Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Pusat dalam pemberantasan buta aksara di Kabupaten Cianjur.

Pemkab Cianjur mengucurkan dana tapi bukan untuk program KF, melainkan untuk KUM (Keaksaraan Usaha Mandiri) dengan alokasi per kelompok Rp4,6juta.

"Di Cianjur kita punya 30 kelompok KUM. Setiap KUM mendapatkan bantuan Rp4,6juta. Sementara bantuan dana dari pusat dan provinsi untuk program KF dialokasikan sebesar Rp3,6juta per kelompok di PKBM-PKBM. Kita memang selalu mengajukan anggaran untuk program KF namun mentok dalam pembahasan. Kucuran dana dari APBD kabupaten hanya untuk program KUM," terang Daryani, Selasa (18/9).

Daryani mengaku, untuk pembahasan APBD perubahan 2012, pihaknya pun sudah mengajukan usulan alokasi dana program KF. Namun Dia belum bisa menjamin apakah usulan itu akan disetujui atau tidak.

"Secara umum sebetulnya pemberantasan buta huruf di Kabupaten Cianjur berjalan lancar meskipun anggaran hanya mengandalkan dari pemerintah pusat dan provinsi," tukasnya.

Menurut Daryani,  jumlah warga penyandang buta huruf di Kabupaten Cianjur hingga tahun 2012 tersisa 28.000 orang. Jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan tahun 2011 lalu seiring gencarnya program pemberantasan buta huruf. “Setiap tahun tingkat penyandang buta huruf di Kabupaten Cianjur selalu mengalami penurunan, tahun 2011 lalu jumlahnya mencapai 30.000 orang, namun pada tahun 2012 menurun menjadi sekitar 28.000 orang,”katanya

Tahun 2009 lalu, menurut Daryani, Kabupaten Cianjur mendapatkan penghargaan atas dedikasinya memberantas buta huruf dari pemerintah pusat. Di Jawa Barat sendiri, Kabupaten Cianjur termasuk wilayah yang berada di level papan tengah dalam pemberantasan buta aksara/huruf.

"Alhamdullilah pemberantasan buta huruf/aksara di Cianjur selalu mengalami penurunan. Tahun 2011 lalu mencapai 30.000 orang, tapi di tahun ini menurun menjadi 28.000 orang lagi," katanya. (RUS)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger