' Mutasi Pejabat Kota Bekasi Menuai Kritikan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Mutasi Pejabat Kota Bekasi Menuai Kritikan

Mutasi Pejabat Kota Bekasi Menuai Kritikan

Written By dodi on Monday, September 3, 2012 | 8:00 AM

BEKASI (LJ) – Sebanyak 30 pejabat eselon IV, III dan II telah di mutasi oleh Walikota Bekasi, beberapa waktu lalu, menuai kritikan  tajam dari sejumlah stakeholder. Pasalnya, pelantikan yang dilakukannya itu, dinilai banyak pelanggaran dan sarat kepentingan bagi Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun LINGKAR JABAR, ditengarai mutasi itu tidak mengacu pada daftar urut  kepangkatan (DUK). Seperti Lurah Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Ombot yang dilantik menjadi lurah definitif menggantikan lurah sebelumnya yang sudah pensiun.

Berdasarkan data terhimpun, Ombot diketahui memiliki golongan kepangkatan III B, padahal Sekretaris Kelurahan Pekayon, Ikhsan Syahroni memiliki golongan kepangkatan III C. Dipaksakannya pelantikan Ombot sebagai Lurah Pekayon disinyalir karena yang bersangkutan masih kerabat dekat Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Padahal, sesuai keterangan sumber LINGKAR JABAR mengatakan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Padlin Kamal pernah berjanji akan melakukan mutas sesuai dengan DUK. “Saat itu kami dikumpulkan di Gedung Patriot membahas Peraturan Walikota Bekasi No 2 tentang Disiplin pegawai. Ternyata buktinya nihil,” ujar sumber yang memohon namanya tidak dipublikasikan, kemarin.

Terpisah, Kepala BKD Kota Bekasi, Padlin Kamal menolak dugaan nepotisme pada pelantikan Lurah Pekayon yang dikait-kaitkan dengan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. Dia beralasan tidak ada istilah karena kerabat Walikota Bekasi, seorang pejabat dilantik dan menduduki sebuah jabatan. “Ga ada istilah itu bang,” ujar Padlin Kamal melalui pesan singkatnya.

Namun demikian, Padlin Kamal kembali  berjanji jika ditemukan pejabat yang menduduki jabatan memiliki golongan kepangkatan lebih rendah dari anak buahnya, akan disesuaikan dengan normatifnya. “Yang pasti bila ada akan disesuaikan dengan normatifnya. Rotasi berikutnya akan disesuaikan,’ kelitnya. ARS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger