' Menko Perekonomian Belum Putuskan Pembangunan Bandara Karawang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Menko Perekonomian Belum Putuskan Pembangunan Bandara Karawang

Menko Perekonomian Belum Putuskan Pembangunan Bandara Karawang

Written By Prast on Wednesday, September 5, 2012 | 5:22 PM

BOGOR (LJ) - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa, mengungkapkan hingga kini Pemerintah masih akan melihat rencana pengembangan Soekarno-Hatta di Banten sebelum memutuskan untuk membangun bandara baru di Karawang-Jawa Barat, yang sudah digembar-gemborkan sejumlah pihak di Jawa Barat.

Menurut Hatta, meski rencana pembangunan bandara di Karawang tersebut sudah santer terdengar, sejatinya pembahasan dan koordinasi antara tim Metropolitan Priority Area (MPA) dari Jepang dan pemerintah Indonesia belumlah final. Sehingga pembangunan bandara di Karawang baru sebatas gagasan yang belum direncanakan.

“Ini kan berawal dari studi MPA yang melihat kawasan itu berpotensi mengembangkan pelabuhan baru di Cilamaya pembangunan cluster industri terpadu, serta potensi pembangunan bandara. Tapi studi yang digarap oleh tim MPA Jepang dalam rangka koridor kerjasama Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan ini belum dibahas dan dikoordinasikan dengan pemerintah Indonesia,” kata Hatta dalam siaran persnya, kemarin.

Hatta mengatakan, kontroversi tentang pembangunan bandara memang sudah diketahui pemerintah namun pihaknya belum dapat bersikap apa-apa, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang telah melempar wacana pembangunan bandara tersebut juga belum melakukan pembahasahan tersebut.

Meski begitu, menurut Hatta, jika memang akan dibangun bandara di lokasi tersebut, pemerintah tentu saja akan membahas mengenai tata ruang maupun detail teknis serta dampak sosialnya. “Sekarang tata ruangnya saja belum ada karena Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat misalnya lebih menetapkan pelabuhan di Kertajati yang akan dikembangkan sebagai pelabuhan yang berbasis kepada logistik,” ujarnya.

Hatta juga mengakui jika kawasan Karawang yang memiliki banyak industri membutuhkan infrastruktur yang memadai untuk membantu transportasi industri, namun melihat yang ada saat ini, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membawahi tentang bandara yaitu PT Angkasa Pura (AP) baru memikirkan perluasan bandara Soekarno Hatta, baik terminal maupun penambahan runway ketiga sehingga dapat mengakomodir hingga 100 juta penumpang.

“Sekarang kan belum 60 juta penumpang. Memang diakui Cengkareng (Soekaro-Hatta) ada batasnya, karena lahannya terbatas, pemukiman dan industri berkembang, makanya aksesbilitasnya harus dilengkapi komuter karena jalan tol dulu desain awalmya dipersembahkan untuk bandara, sementara sekarang banyak pemukiman yang berkembang di sekitar situ,” tuturnya. (CPS)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger