' Massa Pensiunan dan LSM GMBI Kepung Kantor Telkom - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Massa Pensiunan dan LSM GMBI Kepung Kantor Telkom

Massa Pensiunan dan LSM GMBI Kepung Kantor Telkom

Written By dodi on Friday, September 28, 2012 | 7:00 AM

BANDUNG(LJ)-Sekitar  seribuan massa dari pensiunan karyawan PT. Telkom  Tbk  dibantu LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) untuk ke lima, kali mengelar aksimengepung kantor pusat PT Telkom, sehingga aktifitas karyawan terganggu dan terkurung tidak bisa keluar bahkan tamupun tidak dapat masuk.

Dalam orasinya para pensiunan PT Telkom Tbk menuntut keadilan dan kejelasan dari pihak manajemen  tentang besaran dana pansiunan.Demo kali ke lima ini, Kamis (27/9)  jauh lebih besar dari demo-demo sebelumnya. aksi masa masih terus berlanjut. Mereka mengepung kantor besar PT. Telkom dari tiga penjuru melalui tiga pintu masuk utama.

Para pengunjuk rasa bertekad akan melakukan aksi nginep tepat di depan pintu tersebut. Ini terlihat dengan didirikannya tenda-tenda berukuran besar. Pantauan wartawan di lokasi, sejak  pukul 11.00 Wib, nyaris halaman gedung Telkom dikuasai pengunjukrasa dan juga ratusan aparat kepolisian lengkap dengan kendaraan water canon dan pasukan Dalmasnya. Selama aksi unjukrasa, tidak terlihat aktivitas dari karyawan Telkom, mereka seperti terkurung hingga beberapa lama.

Sebelumnya pengunjuk rasa mendatangi RRI minta disiarkan secara langsung, setelah itu pendemo melakukan Longmarcth  ke PT Telkom Pusat.

Ketua Umum DPP LSM GMBI Moh Fauzan Rahman,SE di sela memimpin aksi unjukrasa mengatakan, aksi ini merupakan yang ke enam kalinya dan merupakan titik klimaks setelah lima aksi sebelumnya tidak kunjung ada tanggapan dari pihak PT. Telkom. Pihaknya akan terus melakukan aksi pendudukan gedung PT Telkom hingga pihak manajemen PT Telkom menunjukkan etikat baiknya untuk menyelesaikan masalah para pensiunan ini.

“Kita tidak akan mundur selangkah pun, hingga mereka (PT. Telkom, red) mengakomodir  perjuangan kita sebagai pendamping para pensiunan PT. Telkom,” tandas  Fauzan.

Fauzan berjanji masanya tidak akan melakukan pengrusakan terhadap asset PT. Telkom,karena aksinya merupakan bentuk keprihatinan atas adanya kedzaliman yang dilakukan manajemen PT. Telkom akibat terindikasi KKN.     

“Ini seolah-olah orang Telkom menganggap tidak ada apa-apanya, padahal ini penting menyangkut hajat hidup orang banyak para pensiunan Telkom yang telah berjasa sekian lama. Kami sebagai anak bangsa merasa sakit jika tidak diakomodir sebagaimana mestinya, karena persoalan awal ada indikasi adanya diskriminasi, antara pensiunan yang berakhir dari juli 2002 ke bawah dan Juli 2002 ke atas, “ katanya.

Sementara pihak pengurus Persatuan Pensiunan Telkom (P2Tel) Wilayah V Jawa Barat dan Banten menuntut agar Direksi PT. Telkom membayarkan kekurangan manfaat pensiun bagi pensiunana sebelum bulan Juli 2002 sampai dengan September 2012 selama kurang lebih 10 tahun.

Menurut P2Tel, selama 10 tahun PT Telkom hanya membayar 58 % dari PhDP (penghasilan dasar pensiun) yang seharusnya 75 % kali PhDP sesuai SK Menteri Keuangan No. 343/KMK.017017/1998. Selanjutnya PT. Telkom mengadakan pembayaran manfaat pensiun sebesar 153 % , dari PhDP kepada sebagian  pensiunan Telkom yang menyimpang dari keputusan Menteri Keuangan, sehingga Negara telah dirugikan ratrusan miliar rupiah selama 10 tahun lebih, jelasnya.(FER/UDN)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger