' Lawan Juara AFF 2008 Indonesia Janjikan Permainan Menyerang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Lawan Juara AFF 2008 Indonesia Janjikan Permainan Menyerang

Lawan Juara AFF 2008 Indonesia Janjikan Permainan Menyerang

Written By dodi on Friday, September 14, 2012 | 10:00 PM

BOGOR - Tim Nasional (timnas) Indonesia senior akan kembali menjalani laga uji coba internasional kontra Vietnam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya-Jawa Timur, Sabtu (15/9) pukul 15.30 WIB. Meski tidak diunggulkan, Timnas enggan bermain untuk menelan kekalahan. Bahkan pelatih Timnas senior, Nil Maizar mengaku tidak ragu-ragu untuk menerapkan strategi menyerang saat melawan negara yang baru menjalani laga internasional pertamanya sejak 1991 tersebut.

Nil pun menyadari, Vietnam kini menjadi kekuatan baru sepak bola di Asia Tenggara. Terlebih, Vietnam menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang lolos perempat final di Piala Asia 2007. Kala itu, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia bersama Malaysia dan Thailand. Di kancah AFF, Vietnam juga berhasil meraih juara usai mengalahkan Thailand dengan agregat skor 3-2, pada 2008 lalu.

"Kami tidak boleh pasif. Kami siap bekerja keras untuk menghasilkan kemenangan demi kemenangan. Karena itu, para pemain diminta melakukan penguasaan bola," papar Nil Maizar dalam keterangan persnya, kemarin. Untuk mewujudkan kemenangan dari tim besutan Phan Thanh Hung tersebut, dikatakan Nil Maizar lagi, Timnas senior akan menggelar strategi 4-4-2 yang bersifat agresif.

Namun, strategi tersebut tidak baku untuk diterapkan lantaran akan menyesuaikan situasi di lapangan. "Dari 4-4-2, nantinya bisa menjadi 4-2-3-1. Jika diaplikasikan dengan benar, strategi tersebut memberikan banyak keuntungan. Sebab, saat menyerang terdapat delapan pemain, sedangkan dua sisinya bertahan," ujar mantan pelatih Semen Padang, kontestan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) tersebut.

Dalam kesempatan itu, Nil Maizar juga mengaku bahwa kekalahan demi kekalahan yang diterima Timnas Indonesia tak membuat mental mereka runtuh. Malah, menurut Maizar, kian memantapkan diri penggawa Garuda Merah Putih. Kemenangan belum mampir juga ke tubuh Timnas usai kepulangan mereka dari Turnamen Al-Nakbah di Palestina lalu.

Tim asuhan Nil harus menelan kekalahan bertubi-tubi mulai melawan Internazionale, Valencia hingga Korea Utara lalu. "Tim yang kita hadapi selalu levelnya ada di atas kita. Inter, Valencia adalah klub-klub yang materi pemainnya kelas dunia. Kita banyak mendapatkan pelajaran dari mereka," tutur Nil saat ditemui Bola.net usai berlatih di Gelora 10 Nopember Surabaya pagi tadi.

Mengenai kekalahan terbaru Timnas saat menjamu Korea Utara lalu, Nil mengakui kalau kekalahan tersebut tak berdampak pada mental anak asuhnya. Malah, Irfan Bachdim dan kawan-kawan kian percaya diri karenanya. "Kita masih bisa memberi perlawanan pada tim peringkat 89 dunia. Anak-anak makin yakin kalau mereka bisa," tegas pelatih yang dikenal tegas ini. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger