' Kontraktor Pipanisasi Desa Pondokaso Tengah Tinggalkan Proyeknya - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kontraktor Pipanisasi Desa Pondokaso Tengah Tinggalkan Proyeknya

Kontraktor Pipanisasi Desa Pondokaso Tengah Tinggalkan Proyeknya

Written By dodi on Monday, September 17, 2012 | 8:00 AM


SUKABUMI (LJ) - Proyek pipanisasi Desa Pondokaso Tengah Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi yang ditangani CV Tani Jaya, CV Mahardika dan CV AD Karya dengan anggaran Rp 1 milyar,terbengkalai akibatnya proyek ini tidak dapat mengalirkan air bersih ke pemukiman penduduk. Ironisnya, ketiga kontraktor pemegang Surat Perintah Kerja (SPK) ini justru meninggalkan proyeknya dengan begitu saja tanpa alasan jelas. Bahkan, alamat kantor ketiga kontraktor tersebut tidak diketahui keberadaannya.

Kepala Desa Pondokaso Tengah, Agun Gunawan didampingi stafnya Hamdan membenarkan pipanisasi yang dikerjakan CV Tani Jaya dengan SPK tanggal 23 Agustus 2011 menangani proyek Rp 274.250.000, untuk Kp Cipanengah, CV Mahardika dengan SPK tanggal 25 Agustus 2011 menangani proyek Rp 295.000.000, untuk Kp Karenceng Bojongpari dan CV AD Karya menangani proyek Rp 274.250.000.

Ketiga kontraktor ini telah menyelesaikan pekerjaanya dan telah berupaya mencari jalan keluar untuk satu kampung yang hingga kini belum dapat menerima air bersih. Kades dan stafnya membenarkan saat itu Dinas Pemukiman dan Pembangunan (Kimbang) berjanji akan mencari solusi agar air dapat mengalir ke kampung tersebut. “Hingga sekarang tidak ada yang bertanggung jawab,” kata Agun Gunawan.

Sementara warga Kp Cipanengah Rt 2 Rw 5, Rt 2 dan 4 Rw 4, warga Kp Bjongpari Rt 3 Rw 3 dan Rt 3 Rw 3, Kp Karenceng Rt 1 Rw 4, warga Kp Pasirdoton Rt 3 Rw 1, warga Kp Ponsokaso Rt 1 Rw 1, Kp Gang Bars Rt 2 Rw 1 dan Kp Gang Bantar Rt 4 Rw 1 dan Rt 5 Rw 1, awal adanya proyek pipanisasi menyambut gembira. Tetapi warga kecewa, ketika pekerjaan/proyek selesai ternyata ada beberapa kampung hingga kini belum merasakan kehadiran air bersih dari bantuan gubernur Jawa Barat tahun anggaran 2011.

Dari penelusuran wartawan dilapangan, tidak mengalirnya air bersih yang didanai dari Pemprov Jabar ke beberapa kampung ini, akibat tidak adanya pengawasan intensif dinas terkait. Sebab, kontraktor pemenang lelang setelah mengantongi keuntungan seenaknya meninggalkan beban berat ke kepala desa. Begitu juga Dinas Kimbang yang hingga kini belum juga merealisasikan janjinya. Untuk itu warga berharap Pemprov Jabar segera turun tangan menyelesaikan permasalahan ini. WHD

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger