' Konflik Koalisi Sahate 10 PAC PDIP Tolak Usung Dadan Koswara - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Konflik Koalisi Sahate 10 PAC PDIP Tolak Usung Dadan Koswara

Konflik Koalisi Sahate 10 PAC PDIP Tolak Usung Dadan Koswara

Written By dodi on Wednesday, September 26, 2012 | 7:00 AM

KAB PURWAKARTA (LJ)- Konflik partai politik yang tergabung dalam Koalisi Sahate pendukung Dedi Mulyadi – Dadan Koswara pada ajang pemilukada Purwakarta, tidak hanya terjadi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), akantetapi ditubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pun kondisi internalnya sedang memanas. Bahkan, sebanyak 10 Pengurus Anak Cabang (PAC) partai moncong putih itu mendesak DPD Jabar membekukan pengurus DPC PDIP Purwakarta.

“Aspirasi yang disampaikan 10 PAC ke DPD PDIP Jabar merupakan akumulasi persoalan yang sudah terjadi sejak tahun 2011 lalu,” terang Hadi Mulya, Wakil Ketua Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak, selaku juru bicara PAC PDIP Kabupaten Purwakarta saat mengelar konferensi pers, kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Ia mengatakan, point yang disampaikan para PAC yang ada di Kabupaten Purwakarta ke DPD PDIP Jawa Barat tersebut, diantaranya mendesak Ketua DPC PDIP Purwakarta, Acep Maman untuk mundur dari jabatannya dan menolak keputusan DPC yang mengusung Dadan Koswara sebagai balon Wakilbupati Purwakarta.

Penolakan Dadan Koswara sebagai balon bupati, sambung dia, karena yang bersangkutan bukan kader PDIP. Sehingga pengusungan terhadap bersangkutan telah melanggar Surat Keputusan (SK) DPP PDIP No 021-A/TAP/DPP/V/2011. "Kami juga mendesak DPD PDIP Jabar segera membentuk carateker sebelum digelarnya konfrensi cabang luas biasa," ujarnya.

Kekesalan para PAC, kata Hadi, juga terkait pengelolaan keuangan di internal partai yang dinilai tidak transparan khususnya menyangkut bantuan partai politik dari Pemkab Purwakarta yang telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 45 juta pada tahun 2011 lalu, dinilai tidak jelas peruntukannya.

Sehingga, lanjutnya, sulit menerima kebenaran dalam surat pertanggungjawaban yang disampaikan pengurus DPC PDIP. Dengan demikian, satu-satunya jalan untuk menyelamatkan partai, yakni melalui pembekuan DPC PDIP Purwakarta untuk kemudian dibentuk carateker  sebelum digelarnya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub).

 "Makanya kami minta DPD PDIP Jabar secepatnya membekukan ketua DPC," tukas Hadi.

Sementara, Wakil Ketua dan Badan Kehormatan DPC PDIP Purwakarta, Gatot Sriyono menyatakan, dirinya belum mengetahui secara persis tuntutan dari para PAC. “Konferensi persnya kapan? Saya belum tahu persis tentang tuntutannya. Kebetulan saya sedang di jalan menuju Purwakarta, nanti saya merapat,” tukas Gatot. YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger