' Komputer Bisa Selamatkan Ingatan Pria Lansia - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Komputer Bisa Selamatkan Ingatan Pria Lansia

Komputer Bisa Selamatkan Ingatan Pria Lansia

Written By dodi on Tuesday, September 11, 2012 | 8:00 AM



Pria lanjut usia yang mengalami demensia diperkirakan terus meningkat. Mengakses komputer disebut-sebut sebagai cara untuk menyelamatkan ingatan pria lansia. Cara ini diperkirakan bisa mengurangi atau menurunkan risiko penurunan kognitif dan demensia.

Demikian penelitian yang dilakukan The University of Western Australia yang hasilnya diterbitkan dalam jurnal PLoS One. Menurut mereka, mengakses komputer pribadi bisa mengurangi risiko penurunan kognitif dan demensia pada pria hingga 40 persen, Rabu (5/9).

Demensia merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Demensia bukan berupa penyakit dan bukanlah sindrom. Pikun merupakan gejala umum demensia, walaupun pikun belum berarti indikasi terjadinya demensia.

Profesor Osvaldo Almeida dan rekannya melakukan penelitian selama delapan tahun terhadap lebih dari 5.000 pria berumur 65 tahun hingga 85 tahun yang tinggal di Perth. "Seperti usia populasi dunia. Jumlah orang yang mengalami penurunan kognitif dan demensia akan meningkat menjadi 50 juta pada 2025," katanya.

"Tetapi jika temuan kami benar, peningkatan jumlah kasus demensia pada 40 tahun ke depan mungkin tidak sedramatis seperti yang saat ini diprediksi," ujar Almeida.

Almeida mengatakan bahwa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa aktivitas kognitif merangsang penurunan risiko demensia, tetapi ada sedikit bukti tentang kemungkinan efek penggunaan komputer selama bertahun-tahun.

"Jadi itu membuat kami berpikir, dengan kepemilikan komputer pribadi yang terus meningkat, itu bisa membuat perbedaan? Kami menemukan hal itu memberikan manfaat yang signifikan, "katanya.

Para peneliti menemukan bahwa pengguna komputer yang lebih muda dibandingkan yang bukan pengguna lebih aktif bersosialisasi dan kurang menunjukkan bukti depresi atau buruknya kesehatan fisik.

Mereka juga menemukan bahwa risiko demensia sekitar 30 sampai 40 persen lebih rendah di antara pengguna komputer lansia dibandingkan bukan pengguna. Dan temuan mereka tidak bisa dikaitkan dengan usia, pendidikan, isolasi sosial, depresi, kesehatan secara keseluruhan, atau gangguan kognitif.

Dengan penelitian itu, para peneliti mendorong orang tua merangkul teknologi komputer selama mereka memahami bahaya aktivitas fisik yang berkepanjangan.


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger