' Keluarga Probosutedjo Gusur Ratusan Bangunan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , , , , » Keluarga Probosutedjo Gusur Ratusan Bangunan

Keluarga Probosutedjo Gusur Ratusan Bangunan

Written By Prast on Friday, September 7, 2012 | 7:00 AM

BEKASI (LJ) - Sebanyak seratus-an bangunan liar di atas lahan milik pengusaha Probosutedjo, salah satu keluarga Cendana, di Jalan Raya Narogong dan pertigaan Jalan Baru Cipendawa segera diratakan dengan tanah. Pembongkaran bangunan itu dilakukan atas permintaan keluarga Probosutedjo, namun warga penghuni bangunan liar dikabarkan akan melawan jika mereka tidak mendapat uang kerohiman.

Menurut Camat Rawa Lumbu, Edi Sutardi menegaskan, aksi pembongkaran dan pengosongan harus dilaksanakan terhitung adanya surat dari kecamatan Rawa Lumbu nomor 300/439-kec.RI/ VII/ 2012 perihal pengosongan tanah milik keluarga H. Probosutedjo. Atas upaya pengosongan itu, tambah Edi, pihak Probosutedjo sudah menyanggupi untuk memberikan uang kerohiman kepada warga di lokasi itu.

"Menindaklanjuti surat dari keluarga Probosutedjo tanggal 10 Juli 2012 yang ditunjukan kepada kami, dengan bunyi mohon bantuannya tanah milik kami selaku tanah yang terletak di jalan raya Narogong dan pertigaan jalan baru Cipendawa Kota Bekasi, sesuai dengan bukti kepemilikan tanah atas nama keluarga,"
kata Edi Sutardi di kantornya, Kamis (6/9).

Lebih lanjut dikatakannya, Adapun data-data kepemilikan tanahnya sebagai berikut, Rita Probosutedjo dengan bukti kepemilikan 387/AJ/AB/BT/1993 luas 3.555, 384/JB/AB/BT/1993 luas 1.795, 383/JB/AB/BT/1993 luas 6000 dan Diniarti bukti kepemilikan 386/JB/AB/BT/1993 luas 1.500, 376/JB/AB/BT/1993 luas 1.300. "Sehingga dengan jumlah luas keseluruhan 14.150 M2," ujarnya.

Sementara itu, terpisah Lurah Bojong Menteng Akhmad Nooryadi mengatakan, sekitar 100 bangunan liar yang berdiri sejak 15 tahun yang lalu akan dikosongkan, terlebih dahulu adanya persetujuan dengan pemilik bangunan liar dan aspirasi apa yang akan disampaikan kepada pihak Probosutedjo.

"Kami berkordinasi dahulu kepada pemakai bangunan liar untuk mencari solusi terbaik dan kondusif, menghindari hal- hal yang tidak kami inginkan. Adapun inisiatif kami mengajukan kepada pemilik tanah untuk adanya uang kerohiman dan dikabulkan dengan bervariasi sesuai bentuk bangunan, berkisar antara Rp.1 juta sampai Rp.3 juta,"
terangnya.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Bojong Menteng, Aris, mengimbau kepada masyarakat untuk menciptakan wilayah yang tertib dan aman, hindari gesekan antar berbagai elemen organisasi masyarakat dalam permasalahan mengenai bangunan liar ini. "Kita serahkan saja kepada yang bertanggung jawab untuk pekerjaan ini agar pelaksanaan pengosongan lahan Pak Probosutedjo berlangsung kondusif," pungkasnya. (ADI)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger