' Kejari Usut Dugaan Korupsi di Universitas Subang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kejari Usut Dugaan Korupsi di Universitas Subang

Kejari Usut Dugaan Korupsi di Universitas Subang

Written By dodi on Thursday, September 6, 2012 | 8:00 AM


KAB SUBANG (LJ)- Dugaan korupsi Universitas Subang (Unsub) terhadap bantuan keuangan dari Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendiknas (Kementrian Pendidikan Nasional) tahun anggaran 2011 sebesar Rp 1 miliar tengah diusut Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang. Hal itu menyusul adanya kejanggalan dalam pelaksanaan bantuan yang diterima pihak Unsub untuk pengadaan laboratorium bahasa, laboratotium teknik, pengadaan komputer, buku serta futniture.

Wilman Ernaldy, Kepala Seksi (Kasi) Pidsus (Pidana Khusus) Kejari Subang membenarkan apabila pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Bahkan penyelidikan telah dilakukannya lima hari lalu. 
"Proses penyelidikan kasus ini berdasarkan laporan dari masyarakat, kemudian ditindaklanjuti melalui surat penyelidikan dari kepala Kejari," ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Menurut dia, proses penyelidikan ini mengacu pada Perpres (peraturan presiden) nomor 54 tahun 2010 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah untuk mengetahui ada atau tidaknya tindak penyimpangan.

Dalam kasus ini, kata Wilman, Kejari sudah melakukan pemeriksaan kepada 5 orang pejabat Unsub, seperti Ketua Yayasan Kutawaringin Komir Bastaman, Plt Rektor Unsub Ma'mur Sutisna, Wakil Rektor 1 Deddy As Shiddiq, Wakil Rektor II Asep dan Bendahara Unsub. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data-data," ujarnya. 

Saat dikonfirmasi terkait kasus itu, Ketua Yayasan Kutawaringin yang membawahi Unsub, Komir Bastaman membenarkan jika dirinya diperiksa dan ditanya oleh Kejari seputar bantuan hibah tersebut. Namun dia membantah ada penyimpangan dalam penggunaan bantuan tersebut. “Sepengetahuan saya, penggunaan bantuan itu sudah dilakukan sesuai peraturan dan menggunakan jasa LPSE (Lelang Pengadaan Secara elektronik—red). Jadi menurut kami itu tidak ada penyimpangan,” terangnya.

Diterangkannya, bantuan itu sudah diusulkan sejak lama sesuai prosedur dan tidak datang secara tiba-tiba. Bahakan melalui Uji Kelayakan untuk menerima dana hibah tersebut Pihaknya bahkan sudah menyiapkan dana pendamping sebesar Rp. 100 juta guna mendapatkan bantuan hibah Rp. 1 milyar itu.

“Tadinya dana itu akan digunakan untuk pembangunan fisik, tapi karena waktunya mepet, itu digunakan untuk pengadaan sarana prasarana di lingkup Unsub, diantaranya pengadaan laboratorium bahasa, laboratorium teknik, pengadaan komputer dan buku serta mebeleur. Meski demikian, penggunaan bantuan sudah dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tandas Komir yang juga menjabat Kepala Bappeda Kabupaten Subang ini.

Ditambahkannya, bantuan sebesar itu sangat bermanfaat bagi pengembangan dan kemajuan Unsub. Dari 13 Prodi (Program Studi) yang ada di lingkungan Unsub, hanya 3 Prodi yang dinilai sehat. “Unsub ini layak mendapat bantuan dan perhatian dari semua pihak. Karena itu, ke depan kami berharap ada bantuan lagi dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (Ade)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger