' Kejari Cibinong Didesak Periksa Pejabat Pengawas Binamarga - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kejari Cibinong Didesak Periksa Pejabat Pengawas Binamarga

Kejari Cibinong Didesak Periksa Pejabat Pengawas Binamarga

Written By dodi on Wednesday, September 5, 2012 | 8:00 AM


KAB.BOGOR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong pada akhir Juli lalu bergerak cepat dalam menangani kasus dugaan korupsi pengerjaan proyek peningkatan Jalan Raya Pemda (Sukahati - Kedunghalang) senilai Rp 10,3 miliar dengan menetapkan AY, mantan Kepala Bidang Pembangunan dan Rehabilitasi pada Dinas Binamarga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor, sebagai tersangka. AY pun kemudian dijebloskan ke rumah tahanan Pondok Rajeg. Namun tindakan Kejari itu masih terus menuai kritik dan menjadi sorotan elemen masyarakat di daerah yang dipimpin Bupati Rachmat Yasin ini.

Pasalnya, Kejari dinilai tebang pilih dalam menjalankan upaya penegakan hukum. Sebab, Kejari cenderung hanya fokus pada AY, sementara pejabat DBMP lainnya yang lebih berperan dalam pengawasan atas hasil akhir pengerjaan proyek oleh pemborong (pengusaha rekanan) tidak disentuh samasekali. Selain itu, Kejari juga tidak berusaha mengembangkan kasus ini pada oknum pengusaha yang santer disebut menjadi pemenang tender proyek Jalan Raya Pemda dengan meminjam bendera (perusahaan) orang lain.

Menurut Ketua LSM Lembaga Kajian Strategis, Rony Syahputra, semestinya dalam penanganan kasus korupsi ini pihak Kejari juga menyeret pejabat DBMP yang bertugas di bidang pengawasan. Pasalnya, untuk memastikan hasil pengerjaan proyek sudah sesuai dengan bestek atau soft drowing (revisi bestek) atau tidak, merupakan tugas utama Bidang Pengawasan pada DBMP. "Dari penilaian bidang pengawasan itu maka kemudian dimunculkan rekomendasi kepada AY, selaku Kuasa Pengguna Anggaran, apakah hasil proyek itu bisa dibayarkan atau tidak," papar Rony kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Karenanya, Rony juga mendesak kepada Kejari untuk memeriksa pejabat dan staf di bidang pengawasan DBMP yang sebenarnya bertanggungjawab atas hasil akhir pengerjaan setiap proyek di lingkungan DBMP, apalagi bidang pengawasan juga bertanggungjawab dalam pembinaan para konsultan proyek. "Ini kan kelihatannya bidang pengawasan DBMP lempar batu sembunyi tangan, dan anehnya penyidik Kejari membiarkan mereka itu lolos begitu saja. Kalau memang mereka tidak terlibat, lantas selama ini apa saja kerja bidang pengawasan DBMP?" tegasnya.

Terkait dengan maraknya penyimpangan dalam pengerjaan proyek di lingkungan DBMP pada tahun-tahun anggaran sebelumnya, Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Ay Sogir, meminta kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin untuk menindaktegas anakbuahnya yang bertugas melakukan pengawasan di DBMP. "Bupati sudah tahu banyak masalah dalam pengerjaan proyek, semestinya kinerja bidang pengawasan DBMP dievaluasi. Kalau saya lihat, kinerjanya jeblok, jadi selayaknya ya diganti saja semua pejabat dan staf pengawasan DBMP," tegas Sogir.

Seperti diketahui, AY ditahan selama 20 hari oleh Kejari Cibinong di Lapas Pondokrajeg mulai dari Jumat kemarin. Dan AY dijerat pasal 2 UU Tindak Pidana Korupsi ayat 1 berbunyi ; "Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)".

Proyek jalan Sukahati-Kedunghalan dikerjakantahun 2011 tersebut merupakan proyek peningkatan ruas jalan senilai 10,3 Milyar, yang menangkan oleh PT Darmo Sipon. Dari hasil penyidikan Jaksa, kuat dugaan terjadi peminjam bendera dalam pelaksanaan proyek tersebut dan pekerjaan tidak sesuai dengan spek. Hasil perhitungan sementara kerugian negara sekitar Rp1,5 sampai Rp 2 milyar.
Dalam menanggani kasus tersebut sudah 20 saksi yang diperiksa kejaksaan dan sudah menetapkan satu tersangka, yakni AY dan CP, direktur PT.Darmo Sippon. BSR

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger