' Kejaksaan Didesak Usut Proyek GOR Pajajaran - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , , » Kejaksaan Didesak Usut Proyek GOR Pajajaran

Kejaksaan Didesak Usut Proyek GOR Pajajaran

Written By Prast on Friday, September 7, 2012 | 7:00 AM

BOGOR (LJ) - Proyek revitalisasi lima sarana Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran di Jalan Pemuda No.4 Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, terus menjadi sorotan publik lantaran pengerjaannya molor dari jadwal penyelesaian alias belum rampung. Lima sarana GOR Pajajaran yang terdiri dari Kolam Renang, Gedung Serba Guna, Indoor, Gedung KNPI dan Gedung KONI, itu kini dalam kondisi terbengkalai.

Dari informasi yang dihimpun, proyek senilai Rp 9,9 miliar yang bersumber dari bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), itu dijadwalkan selesai pengerjaannya pada bulan Juni lalu. Tapi faktanya, lima sarana olahraga dan kepemudaan di GOR terbesar di kota hujan ini belum bisa dimanfaatkan masyarakat akibat tidak tuntas dikerjakan.

Dari pantauan LINGKAR JABAR di lokasi, kemarin, ditemukan dugaan penyimpangan, yakni item pekerjaan tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Indikasinya terlihat pada dinding gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang terlihat sudah mulai retak-retak, plafon atas tidak terpasang dan fasilitas listrik pun tak ada.

Terkait dengan hal itu, Ketua LSM Jangkar Pakuan Padjajaran Saleh Nurangga, meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, DPRD dan Kejari Bogor, untuk melakukan pengecekan secara cermat dan teliti. "Saya minta kepada pihak terkait, untuk melakukan pengecekan dan beri peringatan keras kepada pemborong yang mengerjakan proyek itu," ujar Saleh kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Dia menambahkan, kontraktor yang pekerjaannya asal-asalan harus diaudit. "Dan Ketua Komite Revitalisasi jangan kongkalikong. Sebab, kalau pekerjaannya asal-asalan, tentu mengakibatkan kerugian Pemkot Bogor, serta masyarakat Kota Bogor. Dan kepada Kejaksaan Negeri agar melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya penyimpangan," ujarnya.

Sementara itu, CV. Mega Kencana, salah satu pemborong revitalisasi sarana GOR Pajajaran, Gedung Serba Guna, mengaku sudah menyelesaikan pekerjaannya pada Juni 2012. "Sudah lama selesai dalam pekerjaan gedung serba guna pada juni 2012 lalu, jadi tepat waktu," ujar Eni, Direktur CV. Mega Kencana ketika dihubungi LINGKAR JABAR melalui hubungan telepon.

Dikatakannya, pihaknya sudah mengikuti aturan yang ditentukan. "Saya hannya mengerjakan gedung itu saja, dalam pekerjaan proyek revitalisasi GOR, itu dilakukan masing-masing pemborong. Untuk gedung serba guna, silahkan cek saja, dan itu masih dalam pemeliharaan sampai bulan November mendatang," ucapnya.     

Diperoleh informasi, para pekerja atau buruh yang mengerjakan bangunan mogok kerja lantaran gaji atau upah mereka belum dibayar oleh pelaksana proyek dilapangan. Tak pelak, muncul sinyalemen dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik itu dinilai sejumlah pihak rawan dikorupsi. (ALI)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger