' Kasus Mafia CPNS Diusut Tuntas Kepolisian Utbar Panggil Dirut dan Kepala Diklat - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kasus Mafia CPNS Diusut Tuntas Kepolisian Utbar Panggil Dirut dan Kepala Diklat

Kasus Mafia CPNS Diusut Tuntas Kepolisian Utbar Panggil Dirut dan Kepala Diklat

Written By dodi on Monday, September 17, 2012 | 8:00 AM


CIREBON (LJ)- Jajaran Kepolisian Sektor Utbar (utara barat) nampaknya tak main-main untuk mengusut tuntas kasus dugaan mafia CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Gunung Jati Kota Cirebon. Buktinya, selama kasus itu mencuat belasan saksi telah diperiksa tim penyidik Kepolisian Utbar.

Namun di tengah gencarnya mengungkap kasus tersebut, tersiar kabar yang tak sedap terhadap lembaga penegak hukum kalau akan berdamai dan tidak akan lagi melanjutkan kasus mafia CPNS itu. 

Ditanya soal itu, Kapolsek Utbar Kota Cirebon, Kompol Hasanudin membantah keras apabila jajarannya melakukan perdamaian dan menghentikan penyidikan tersebut. 

Kompol Hasanudin menegaskan, pihaknya berjanji akan terus menyidik kasus mafia CPNS ini sampai tuntas. Selain itu, akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam praktik mafia CPNS ini, meskipun yang terlibat seorang pejabat. 

 “Tidak benar itu (berdamai, red). Kita akan mengusut kasus ini sampai tuntas. Siapapun oknum yang ikut dalam jaringan kasus ini, akan kita tindak tegas hingga ke pengadilan,” tegasnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Sementara, ketika ditanya terkait pengunduran pemeriksaan Direktur RSUD Gunung Jati drg Heru Purwanto, yang semula diagendakan Kamis (13/9), kini akan diperiksa Senin (17/9). Hasanudin menjelaskan, pengunduran pemeriksaan tidak ada maksud apa-apa, hanya saja hari Kamis waktu sangat dekat dengan akhir pekan. 

Ia menjelaskan, apabila pemeriksaan dilakukan hari Senin dinilai lebih baik dan efektif, sebab awal minggu dan hari pertama kerja. “Memang awalnya hari Kamis, tetapi waktu mepet dengan akhir pekan. Akan lebih enak diperiksa pada awal minggu atau hari Senin saja, untuk surat panggilan juga sudah disampaikan,” ujarnya.

Selain akan melakukan pemeriksaan kepada Direktur RSUD Gunung Jati drg Heru Purwanto, lanjutnya, pihaknya juga akan memanggil Kepala BK Diklat Kota Cirebon, Ferdinan Wiyoto, minggu depan. Pemeriksaan keduanya akan dilakukan secara terpisah dan berbeda hari. 

Ia menambahkan, pemeriksaan keduanya sangat penting untuk bisa mengungkap kasus mafia CPNS yang diduga dilakukan HS beserta jaringannya.  “Minggu depan kita agendakan pemeriksaan kedua pejabat itu. Pemeriksaan ini dilakukan berbeda hari, Keduanya kita anggap sangat mempunyai peran penting untuk bisa mengungkap kasus ini,” paparnya.

Sebelumnya, pengamat hukum yang juga dosen Unswagati, Irsad Sidik meminta kepolisian serius dalam membongkar kasus mafia CPNS. Pasalnya, kasus ini sudah menjadi perhatian publik yang tentu sangat dinanti hasilnya.  “Kasus ini menyita perhatian masyarakat. Oleh karena itu, kepolisian harus serius dan fokus mengungkapnya,” bebernya. 

Adapun soal teknik pemeriksaan, Irsad mempercayakannya kepada pihak kepolisian. “Soal strategi, kepolisian lebih tahu. Kita mempercayakan sepenuhnya,” tukasnya. SUP/TUS/NAN (C.12)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger