' Kajati Baru Harus Tuntaskan Mamin Gate Cianjur - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kajati Baru Harus Tuntaskan Mamin Gate Cianjur

Kajati Baru Harus Tuntaskan Mamin Gate Cianjur

Written By dodi on Tuesday, September 4, 2012 | 8:00 AM

CIANJUR (LJ)- Institut Social and Economic Developmen (Inside) Cianjur berharap banyak kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang baru, Soemarna dapat menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Hal itu dilakukan demi terwujudnya penegakan hukum tanpa pandang bulu dan upaya pemberantasan korupsi di Jawa Barat tidak tebang pilih.Direktur Inside Kabupaten Cianjur Yusep Somantri didampingi Koordinator Divisi Investigasi dan Kajian Hukum, Ahmad Ebes Anwar mengatakan, Kajati Jabar sebelumnya Yuswa Kusama dinilai telah gagal memberantas korupsi di Jawa Barat. Terutama untuk menetapkan Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh sebagai tersangka korupsi ABPD dana Non Urusan Setda Cianjur sebesar 10 Milyar.

Menurut Yusep, hasil gelar perkara atau ekspose pihak penyidik Kejati di Kejaksaan Agung pada tanggal 13 februari 2012 dengan nomor surat R-279/0.2.1/Fd/02/2012 pada kesimpulannya Bupati Cianjur sudah memenuhi syarat sebagai tersangka. Namun Yuswa Kusuma sebagai Kajati tidak mau menandatangai surat penetapan Bupati sebagai tersangka.

"Hemat kami promosi Yuswa Kusuma menjadi Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI perlu dievaluasi kembali Pasalnya Yuswa kami nilai sebagai mantan Kajati Jabar dengan catatan kurang baik," kata Yusep, Senin (3/9).

Sedangkan penggantinya, Ujar dia,  Soemarno yang kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar diharapkan bisa menjadi pilar hukum yang tegas dan berani melakukan pemberantasan korupsi di Jawa Barat, khususnya kasus dugaan korupsi ABPD Cianjur yang diduga melibatkan Bupati Tjetjep Muchtar Soleh.

"Kita harapkan kiprahnya tidak mengikuti Kajati sebelumnya. Selanjutnya jika Soemarno berniat untuk memberantas korupsi di Jabar, maka Cianjur bisa dijadikan ujian untuk mengukur keberanian kajati Jabar yang baru dalam menegakan hukum secara fair dan imparsial," harapnya.

Kepemimpinan Kejati Jabar dipimpin oleh Yuswa Kusumah, saat ini ditantangan menyelesaikan dua kasus dugaan korupsi yang ditinggalkan pendahulunya. Dua kasus tersebut itu adalah dugaan korupsi dana makan minum alias mamin Cianjur dan suap KPP Bogor yang dilimpahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara dalam acara pisah sambut,Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jabar dari Yuswa Kusumah kepada penggantinya Soemarno, Senin (3/9) di Bandung, dihadiri sejumlah petinggi Jabar,antara lain ,gubernur Jawa Barat, Wali kota Bandung,Kapolda Jawa Barat,petinggi TNI.(RUS/HER)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger