' Gubernur : Pemprov Jabar Aman Dari Korupsi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Gubernur : Pemprov Jabar Aman Dari Korupsi

Gubernur : Pemprov Jabar Aman Dari Korupsi

Written By dodi on Tuesday, September 4, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan program pencegahan korupsi sangatlah penting. Karenanya, tindakan pencegahan diupayakan semaksimal mungkin sebelum penindakan dengan proses hukum dilakukan, khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sudah dilakukan seoptimal mungkin. Indikatornya, terlihat dari minimnya kasus korupsi yang mencuat.

"Di lingkungan Pemprov terbukti kan sepi-sepi saja. Kalau di sana sini kan (ada-red)," ujar Heryawan saat ditanya sejauh mana program pencegahan yang dilakukan di Pemprov Jabar. Hal itu disampaikan Heryawan usai menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar di lapangan tengah Kantor Kejati Jabar, Jalan LRE Martadinata, Senin (3/9/2012). "Tapi mudah-mudahan sepi itu bukan karena belum ketahuan juga yah. Jangan sampai seperti itu," katanya seraya tersenyum.

Ia pun mengatakan upaya pencegahan korupsi bersama kejaksaan bisa dilakukan dengan memberikan bimbingan atau arahan. "Jadi kalau ada tanda-tanda ke sana (korupsi-red) bisa ditegur dan yang asalnya salah bisa jadi bener lagi. Semangat untuk membuat orang tidak melakukan tindak pidana korupsi harus terus dibangun," tutur politisi PKS tersebut seraya menambahkan pengawasan internal pun ketat dilakukan dengan membuat mekanisme administrasi yang sulit dimanipulasi.

Dalam kesempatan itu, dalam sambutannya, Heryawan mengatakan bahwa menjadi petugas penegak hukum merupakan pekerjaan berat karena harus memberikan keadilan bagi mereka yang terkena kasus hukum. "Beratnya petugas hukum harus memberi keadilan pada yang kena kasus hukum. Karena itu kami mendorong supaya proses penegakan hukum dan keadilan dapat berjalan baik. Kualitas jaksa dan hakim dinilai untuk mewujudkan itu," katanya.

Ia berharap proses hukum dapat terus berkembang, bukan dalam artian kasus makin banyak namun justru kasus makin sedikit sehingga tidak banyak lagi orang yang kena kasus hukum. "Sebab tanda-tanda kebaikan hukum atau keberhasilan pembangunan hukum bukan ditandai seberapa banyak orang yang dipenjara tapi yang lebih penting berapa banyak yang bisa dicegah," katanya.

Begitu juga dengan tindak pidana korupsi, Heryawan menyatakan siap bekerjasama dengan aparat penegak hukum. "Kami siap kerjasama kejaksaan dan kepolisian. Saat yang sama, kami juga minta tolong dibela juga, dibantu juga. Jangan sampai ada anak buah gubernur atau bupati walikota yang terkena kasus dan proses hukum. Mudah-mudahan sebelum terkena bisa dicegah dulu sehingga tidak jadi kena hukum. Itu namanya tolong menolong di antara muspida. Supaya dibela supaya tidak sampai terjadi," ujarnya yang lalu disambut tepuk tangan tamu undangan yang diantaranta terdiri dari para kepala daerah.

Gubernur berharap semoga kejaksaan dan penegak hukum di wilayah Jabar bisa menghadirkan keharmonisan satu sama lain dalam hal penegakkan hukum yang menghadirkan efek jera supaya tidak terjadi lagi. "Karena Jabar adalah barometer Indonesia," pungkas Heryawan. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger