' Gawat....! Pabrik Pengolahan Limbah B3 Dilalap Sijago Merah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Gawat....! Pabrik Pengolahan Limbah B3 Dilalap Sijago Merah

Gawat....! Pabrik Pengolahan Limbah B3 Dilalap Sijago Merah

Written By dodi on Wednesday, September 19, 2012 | 8:00 AM


KAB.BOGOR (LJ) - Pabrik pengolahan limbah padat di area PT Prasadha Pamunah Limbah Industi (PPLI) yang berlokasi di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Selasa (18/9) dilalap sijago merah.

Informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR, sekitar pukul 14.15 WIB, kepulan asap terlihat membumbung tinggi di lokasi pabrik yang terbakar, merupakan lokasi pemusnahan atau stabilisasi limbah bahan beracun berbahaya (limbah B3). Sampai saat ini, belum diketahui penyebab awal terjadinya kebakaran tersebut. Meski kebakaran berlangsung selama 1 jam, kebakaran itu tidak menelan korban jiwa.

"Lokasi yang terbakar adalah bagian stabilisasi limbah padat, bahkan terjadinya kebakaran itu, kemungkinan besar diakibatkan adanya bahan yang bergesekan dan menyebapkan terbakar hingga membesar," ucap salah satu karyawan PT PPLI yang tidak mau namanya ditulis dikoran ini kepada LINGKAR JABAR.

Kata dia, dengan kejadian ini, membuat karyawan menjadi shock. "Syukur allhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena semua karyawan begitu mengetahui adanya kebakaran langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri ketempat yang aman. Namun beberapa rekan saya, ada sedikit yang shock, dengan kejadian tersebut," tuturnya.

Kebakaran yang berlangsung hampir satu jam itu, baru bisa diatasi setelah mendatangkan lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi.Perusahaan pengolah limbah berbahayayang menggunakan pembayaran dengan sistim dolar ini, sampai siang kemarin masih dalam penjaga ketat aparat kepolisian.

Sejumlah masyarakat di kawasan desa Nambo saat dijumpai LINGKAR JABAR dilokasi kejadian mengaku takut, karena dikhawatirkan asap yang dikeluarkan akibat kebakaran akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Alasan mereka, sangat masuk diakal karena pabrik ini mengolah semua limbah berbahaya, ini gawat namanya," ucap warga mengaku bernama Narmo.

Warga bahkan meminta pemerintah pusat segera turun kelokasi kebakaran, sekaligus melakukan pendeteksian terhadap udara di seputar lokasi kebakaran. Karena tidak mustahil udara diseputar kawasan telah tercemar oleh uap beracun.

Sementara itu, pihak PPLI belum bisa memberikan keterangan terkait peristiwa kebakaran tersebut. Farid, Humas PPLI, saat dihubungi wartawan mengaku sedang berada di luar daerah dan tidak bisa memberikan keterangan mengenai penyebab kebakaran,  serta kerugian dari dampak kebakaran tersebut. "Laporan yang saya peroleh dari kantor, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," jelasnya. JAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger