' DLLAJ Kab Bogor Gagal Operasikan Angkot 05 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » DLLAJ Kab Bogor Gagal Operasikan Angkot 05

DLLAJ Kab Bogor Gagal Operasikan Angkot 05

Written By Prast on Thursday, September 6, 2012 | 10:44 PM

BOGOR (LJ) – Uji coba pengoperasian angkot 05 jurusan Laladon-Jasinga yang dilakukan oleh Dinas Lalu-lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor, gagal total bahkan dampaknya telah menimbulkan dualisme pendapat dikalangan masyarakat.Yaitu antara sopir omprengan plat hitam dan pengguna jasa angkot 05.

Kegagalan uji coba ini menyebabkan sejumlah masyarakat menjadi geram kepada pihak DLLAJ Kabupaten Bogor, yang dinilai tidak mempunyai sikap tegas dan tidak memihak kepada masyarakat, pengguna jasa angkutan tersebut. "Kami sebagai masyarakat, sangat menyambut baik adanya pengoperasian angkot 05. Karena kehadiran angkot tersebut, sangat membantu meringan biaya transportasi warga," kata Dadang, warga Laladon kepada LINGKAR JABAR, Rabu (5/9).

Menurut dia, kehadiran angkot 05, sangat meringankan kantong masyarakat. "Pertama kali saya menaiki, hannya membayar Rp. 2.000,- namun jika menggunakan angkot plat hitam itu, harus merogoh kantong sebesar Rp 4.000, jelas ini jauh berbeda. "Jika dibatalkan oleh pihak DLLAJ maka kami sangat kecewa. Saya minta kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, khususnya bupati agar mengutus petugas DLLAJ untuk melanjutkan tugasnya. Tapi kalau tidak bisa, ya secepatnya orang itu, diganti dengan orang yang mempunyai nyali besar dan memihak kepada masyarakat Kabupaten Bogor," ucap dia,dengan nada kesal.

Hal senada juga dilontarkan, oleh warga Jasinga, Keny (31) kepada LINGKAR JABAR, seharusnya keberadaan angkot 05, jurusan Laladon-Jasinga perlu dilanjutkan. Karena sudah terbukti dengan tarif yang telah dikeluarkannya itu, telah membantu warga setempat, yang ingin bekerja maupun berbelanja. "Kalau harganya murah, pasti masyarakat akan mendukung, terhadap kehadiran angkot tersebut," pinta dia, sambil menenteng tas di pundaknya.

Sementara itu, salah seorang sopir omprengan, Iwan, menyatakan, jika kendaraan itu, di oprasikan, nanti kami akan melakukan demo kepada Pemkab Bogor. “Pemkab Bogor, harus melihat kami sebagai rakyat kecil yang hanya bisa mencari uang dengan menarik mobil omprengan. Dan kami ini, mulai sejak dulu mengendarai mobil omprengan, bahkan kebanyakan para sopir omprengan tersebut, asli pribumi bogor. Maka kami minta kepada pihak Pemkab Bogor, agar membatalkan keberadaan pengoperasian angkot 05 itu," ucap Iwan yang di amini oleh beberapa rekan sejagatnya, sesama supir omprengan.

Sementara itu, Kepala DLLAJ Kabupaten Bogor, Soebiantoro, saat dikonfirmasi LINGKAR JABAR, tentang gagalnya uji coba pengoperasian angkot 05 jurusan Laladon-Jasinga lewat telepon genggamnya, mengatakan, saat ini pihak DLLAJ Kabupaten Bogor, sedang mempelajari keberadaan di lapangan yang belum kondusif dan perlu dilakukan sosialisasi kembali. "Secara teknis, kami masih mempelajari kembali serta perlu melakukan sosialisasi lagi tentang pengoperasian angkot tersebut," tuturnya. (ALI)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger