' Dinilai Ancam Pedagang Kecil GMNI Unjuk Rasa dan Segel Minimarket - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Dinilai Ancam Pedagang Kecil GMNI Unjuk Rasa dan Segel Minimarket

Dinilai Ancam Pedagang Kecil GMNI Unjuk Rasa dan Segel Minimarket

Written By dodi on Wednesday, September 26, 2012 | 7:00 AM

CIREBON (LJ)- Menjamurnya minimarket atau waralaba di Kota Cirebon yang dinilai mengancam keberadaan pedagang kecil (klontongan,red) gulung tikar, tak hanya dikeluhkan warga. Akantetapi kalangan mahasiswapun ikut prihatin dengan kondisi daerah yang terkenal dengan sebutan kota udang itu, karena keberadaan minimarket sudah tak bisa lagi dikendalikan.

Tak ingin pedagang kecil yang banyak didominasi warga setempat jadi korban, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cirebon melakukan aksi unjuk rasa, dan menyegel salah satu minimarket di Kota Cirebon, Selasa (25/9).

Ketua GMNI, Ibnu Abdilah mengatakan, keberadaan minimarket yang sembarangan di Kota Cirebon semakin meresahkan pedagang kecil dan pedagang pasar tradisional. Selain itu, di Kota Cirebon sendiri terdapat 13 minimarket yang diduga tidak memiliki izin sesuai tercantum dalam Perda RTRW. Dengan demikian, keberadaan minimarket tersebut harus dihilangkan.

 “Adanya beberapa minimarket yang tidak memiliki izin, maka akan terjadi monopoli perdagangan, sehingga akan mematikan usaha pedagang kecil pribumi,” ungkapnya saat berorasi di depan minimarket di Kota Cirebon.

Unjuk rasa GMNI pertama kali dilakukan di depan gedung DPRD Kota Cirebon. Disana, Ketua DPRD Kota Cirebon, Azis, secara langsung menemui pengunjuk rasa dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mereka.

 “Mohon tenang kepada kawan-kawan mahasiswa. Memang keberadaan minimarket di Kota Cirebon itu sudah mengganggu pasar-pasar tradisional dan para pedagang kecil di Kota Cirebon. Dan kamipun sepakat dengan apa yang dituntut kawan-kawan mahasiswa, kami berjanji akan menindaklanjuti hal ini,” ungkap Azis kepada GMNI.

Dalam unjuk rasa itu, beberapa personil kepolisian dan Pol PP Kota Cirebon berjaga-jaga agar suasana unjuk rasa berlangsung aman dan tertib.

Setelah berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Cirebon, masa pendemo akhirnya mendatangi sebuah minimarket yang berada tidak jauh dari sana. Di tempat tersebut para mahasiswa melakukan orasi, dan menyegel pintu masuk minimarket tersebut.

Aksi Unjuk rasa sempat ricuh, saat mahasiswa berusaha menyegel minimarket tersebut. Namun petugas yang terdiri dari anggota kepolisian dan Pol PP Kota Cirebon mampu meleraikannya, suasana tegang akhirnya tidak berlangsung lama.

Setelah menyegel salah satu minimarket, mahasiswa akhirnya meninggalkan minimarket tersebut. Mereka berjanji akan terus mengawasi keberadaan minimarket di Kota Cirebon.

 “Jika dilain waktu mereka tetap melakukan aktivitas, kami akan mengerahkan para pedagang kecil maupun pedagang pasar tradisional serta LSM untuk terus berjuang agar kepentingan rakyat kecil di Kota Cirebon tidak merasa terganggu,” janji Ibnu.
Hen/Nan (C12)


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger