' Didukung Kader, Rudy Harsya Akan Melawan Jika Dicopot - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Didukung Kader, Rudy Harsya Akan Melawan Jika Dicopot

Didukung Kader, Rudy Harsya Akan Melawan Jika Dicopot

Written By dodi on Thursday, September 6, 2012 | 8:00 AM


BANDUNG - Kabar akan dicopotnya Ketua DPD PDIP Jabar Ruddy Harsa Tanaya oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP memunculkan reaksi perlawanan dari pendukung Rudy Harsya. Kemarin siang sampai sore, lebih dari 100 orang menggelar aksi dukungan kepada Rudy di Kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang 45. Aksi ini sebagai bentuk simpati pada ketuanya.

Massa pendukung Rudy juga menyatakan penolakannya terhadap calon ketua pengganti, Tubagus Hasanudin yang kini menjabat wakil ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP. Sejumlah poster dipasang di lokasi, di antaranya bertuliskan 'Siapa TB? Kami tak Kenal', 'Ruddy Yes, TB No' dan 'Saha Ari TB Teh? Pernah Berjuang Teu Keur PDI?'.

Di pembatas jalan, massa memasang kain putih sepanjang 50 meter sebagai bentuk dukungan. Dalam kain itu di antaranya tertulis 'Waspadai Bahaya Orde Baru' dan 'DPD Jabar Tidak Butuh TB Hasanudin'. Dalam orasinya, Dini, salah seorang pendukung Ruddy Harsa mengajak massa untuk tetap mempertahankan ketuanya. "Mari kita sama-sama pertahankan Ketua PDIP Jabar," ajak Dini yang mengaku menjabat sekjen DPC PDIP Sukabumi.

Sebagai bentuk dukungan pada Ruddy Harsa yang saat ini juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jabar itu, massa mengancam akan membuat tanda tangan darah. Tanda tangan akan dibubuhkan di kain berukuran sekitar 2x50 meter. Kain itu saat ini masih terpasang di pembatas Jalan Pelajar Pejuang. "Kami akan membubuhkan tanda tangan darah sebagai bentuk dukungankami," kata salah seorang pendukung Ruddy dalam orasinya.

Ia mengaku heran atas berhembusnya isu yang menyebut posisi Ruddy akan digantikan TB Hasanudin. "Apa salah Pak Ruddy?" cetusnya. Setelah membubuhkan tanda tangan, kain itu nantinya akan dikirim ke para pengurus DPP PDIP. "Kami akan mempertanyakan (kabar adanya pergantian ketua) itu. Kain berisi tanda tangan darah akan sekalian kami bawa ke sana," tuturnya.

Sementara massa pendukungnya berunjukrasa, Rudy menggelar rapat pengurus di kantor DPD PDIP Jabar. Rudy Harsya mengaku, rapat yang digelar saat ini adalah spontanitas saja dipicu munculnya pemecatan dirinya. Rapat yang dihadiri 20 pengurus DPD tersebut menghasilkan kesepakatan akan mengundurkan diri, jika Rudy dibebastugaskan oleh DPP.

“Alasanya sudah jelas, saya lahir dari sebuah Konferensi Daerah (Koferda). Artinya jika saya dibebastugaskan tanpa melalui konstitusional, maka semua akan mundur,” katanya seraya menambahkan bahwa awalnya dirinya ikhlas untuk mundur, tapi setelah melihat hasil kesepakatan dalam rapat dia menegaskan tidak akan pernah mundur.

“Dengan kata lain untuk menghadapi keputusan yang tidak konstitusional, cabang pun memiliki aspirasi dan akan dirapatkan dalam sebuah dorum rapat di DPC. Dan mereka sepakan akan mundur jika dirinya digeser secara tidak konstitusional,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, apa yang dilakukannya saat ini bukan sebagai bentuk perlawanan kepada Ketua Umum (ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. Justru untuk menjaga ketum dari rongrongan oknum DPP yang berperilaku buruk yang nantinya akan mencoreng nama ketum. Disisi lain dirinya juga mengharapkan kawan-kawan DPP yang berperilaku tidak beraturan bisa sabar menunggu hingga jabatan DPD selesai.

Fungsionaris DPP PDIP Ribka Tjiptaning yang turut hadir dalam agenda rapat DPD PDIP Jabar mengungkapkan, dinamika yang terjadi ditubuh partainya merupakan hal yang biasa. Terlebih PDIP sudah teruji soliditasnya, dengan kata lain barisan partai akan dengan mudah
merapatkan barisan saat menghadapi sesuatu gejala apapun.

"Dengan adanya ujian seperti ini soliditas kami tetap terjaga, apalagi disaat mencuat di media soal isu ketua DPD akan digeser. Maka dengan cepat kami mengambil reaksi tersebut," ujar Ribka. "Hari Jum'at nanti Pak Rudy dijadwalkan akan bertemu Ketum dan akan menjelaskan. Yang jelas Ketua DPD Jabar tidak akan mundur. Dan jangan sampai partai diobok-obok oleh segelintir oknum di tubuh partai," tambahnya.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger