' Dibutuhkan Rp 1 Triliun untuk Biaya Riset IPB - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Dibutuhkan Rp 1 Triliun untuk Biaya Riset IPB

Dibutuhkan Rp 1 Triliun untuk Biaya Riset IPB

Written By Prast on Friday, September 7, 2012 | 11:41 AM

BOGOR - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto menyatakan, IPB membutuhkan dana Rp 1 triliun untuk bisa mengembangkan hasil riset yang dilakukan para penelitinya. Namun, IPB tak punya dana sebesar itu, sehingga membuat pihak IPB kesulitan untuk mengembangkan serta mematenkan hak cipta atas riset yang dilakukannya.

"Kita sudah mengajukan dana tersebut kepada pemerintah untuk mendukung pengembangan riset yang sudah kita lakukan. Pengembangan ini perlu dilakukan agar riset yang dihasilkan bisa dipatenkan dan bisa diterapkan dimasyarakat," jelas Herry, Kamis (6/9).

Herry menjelaskan selama beberapa tahun terakhir, IPB merupakan perguruan tinggi yang paling banyak menghasilkan karya inovatif di Indonesia melalui hasil-hasil riset dan pengembangan teknologi.

"Tercatat sudah 510 inovasi teknologi pertanian yang kita hasilkan. Dari jumlah tersebut baru 179 inovasi saja yang sudah dipatenkan oleh IPB, artinya masih ratusan inovasi yang belum kita patenkan, salah satu kendalanya adalah tidak adanya dana ini," tegas Herry.

Selain itu, riset atau inovasi yang dihasilkan pun memerlukan pengembangan untuk lebih menyempurnakan riset yang telah dilakukan. Bila pengembangan riset sudah bisa dilakukan penerapan di masyarakat akan lebih tepat sasaran. "Kita mengajukan dana kepada pemerintah untuk dan riset dan pengembangannya sebesar Rp1 triliun. Dana sebesar itu bukan untuk satu tahun," ujar Herry.

Herry menambahkan terdapat empat program utama, yaitu perbaikan keunggulan riset adaptasi pertanian, penguatan riset pertanian untuk ketahanan dan kedaulatan pangan, penguatan tautan antara pendidikan tinggi, pemerintah dan masyarakat, dan internasional akademik untuk penguatan pendidikan pertanian.

"IPB memandang bahwa inovasi merupakan bagian yang sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, dimana inovasi yang dihasilkan IPB baik berupa barang dan dan jasa dapat dirasakan manfaatkan secara langsung oleh pengguna," ujarnya.

Disebutkan Herry, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengganggarkan dana sebesar Rp750 miliar untuk keperluan riset perguruan tinggi, beasiswa dan perbaikan sekolah akibat bencana. Dana sebesar itu, diambil dari bunga dana abadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 15 triliun.

"Saya mendapat informasi tersebut dari Wamendikbud, Musliar Kasim. Dan disebutkan IPB sudah diamanatkan untuk mensosialisasikan riset dan pengembangan teknologi yang dilakukannya. Dan urusan dana menurut wamen bisa diambil dari dana abadi yang ada. Kita berharap kebutuhan kita akan dana ini bisa direalisasikan," paparnya. (ALI)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger