' Cegah Aliran Sesat, Pemkab Bogor Kumpulkan Guru Ngaji - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Cegah Aliran Sesat, Pemkab Bogor Kumpulkan Guru Ngaji

Cegah Aliran Sesat, Pemkab Bogor Kumpulkan Guru Ngaji

Written By Prast on Thursday, September 6, 2012 | 10:39 PM

KAB. BOGOR (LJ) - Aliran sesat yang baru-baru ini, sempat menjadi mengegerkan warga disejumlah wilayah di Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Hal itu, dilakukan oleh Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) menggelar sosialisasi terhadap sejumlah tokoh ulama serta guru-guru pendidikan agama, di Hotel Purnama, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, kemarin.

Kegiatan tersebut, diikuti sekitar 80 orang guru agama se-Kebupaten Bogor, yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bogor Karyawan Faturachman (KF). Saat ini telah terjadi pergeseran nilai di tengah masyarakat. “Saya menyaksikan ada Kiyai yang minta honor, ada guru ngaji minta honor. Padahal apa yang mereka lakukan adalah panggilan agama, dasarnya adalah keimanan bukan duniawi. Dan ini artinya ada pergeseran nilai,“ kata KF kepada sejumlah wartawan, Rabu (5/8).

Wabup mengaku khawatir perubahan ini, akan mempengaruhi pendidikan terhadap anak-anak, terutama dalam hal pendidikan agama.  Alasannya kata dia, zaman sudah berbeda, dan moralitas manusia saat ini telah mengalami degradasi moralitas, karena tergerus zaman.  "Karenanya, Para guru harus mencari argumentasi ketika suatu saat anak didik kita menanyakan sesuatu dengan sangat kritis.  Sementara kita masih mempertahankan hidup yang dogmatis", papar KF.

Dia berharap, guru agama harus berinovasi, melengkapi wawasannya, untuk menghadapi perubahan zaman yang diisyaratkan Rasulullah SAW. Guru agama harus menjadi tempat bertanya bagi mereka yang tidak tahu serta meluruskan yang keliru.

Sementara, Kepala Kesbangpol Linmas, Wawan Setiawan mengatakan, sosialisasi pencegahan berkembangnya aliran atau ajaran sesat digelar untuk meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman masyarakat di Kabupaten Bogor. "Sasarannya adalah, agar guru-guru agama menjadi motivator dan membantu aparat pemerintah untuk mencegah aliran sesat di Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (ASP)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger