' BNPT Dinilai Gagal Cegah Terorisme - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » BNPT Dinilai Gagal Cegah Terorisme

BNPT Dinilai Gagal Cegah Terorisme

Written By dodi on Wednesday, September 19, 2012 | 8:00 AM


CIREBON (LJ) – Aksi teror masih saja sering terjadi dibeberapa daerah yang diduga dilakukan jaringan lama dengan rekrutmen aktor-aktor muda baru. Hal itu terkesan menunjukkan pemerintah gagal mencegah dan membasmi terorisme di Indonesia.
Ketua Komisi 1 DPR RI, H. Mahfudz Siddiq menilai, operasi penindakan yang dimotori Densus 88, program-program deradikalisasi yang dikoordinasi oleh BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) tidak berhasil menanggulangani aksi terorisme.
"Ini ironis padahal negara telah mengucurkan anggaran yang besar," kata Wasekjen DPP PKS ini dalam rilisnya, kemarin.
Di saat pemerintah dengan leading sektor BNPT ingin menggalang dukungan masyarakat dalam kontra terorisme melalui pembangunan isu, pemerintah justru menciptakan keresahan dan kemarahan masyarakat luas.
"Misalnya pernyataan Ka BNPT tentang sertifikasi ulama dan ustadz yang memicu reaksi negatif dari kalangan ormas Islam, pesantren dan politisi. Isu ini berangkat dari kesimpulan gegabah bahwa pesantren sebagai sarang teroris," ungkap dia kepada LINGKAR JABAR.
Gagal dengan isu ini, lanjut dia, BNPT, melansir isu bahwa unit Rohis di SMA terkooptasi aktivis NII dan jadi sarang rekrutmen teroris muda. Isu tersebut merujuk pada hasil riset dosen UIN Syarif Hidayatullah.
"Sontak isu ini merebakkan keresahan di siswa, sekolah dan orang tua siswa. Pasalnya mereka justru melihat banyak kontribusi positif Rohis di SMA," kata dia kepada LINGKAR JABAR.
Jika pola kerja BNPT seperti ini, tambah dia, maka agenda perang terhadap terorisme di Indonesia akan persis seperti yang dijalankan oleh Amerika. Yaitu menyebar teror ketakutan dan kecemasan dimana, tapi hasil yang didapat adalah sentimen negatif dan kemarahan masyarakat.
Presiden SBY diminta mengevaluasi kinerja penanggulangan terorisme yang dilakukan sejumlah lembaga dan dikoordinasi oleh BNPT. Karena mereka dinilai sedang mengayunkan bumerang kepada Presiden sebagai kepala pemerintahan.
"Jika terus melempar isu yg meresahkan masyarakat, sebaiknya lembaga ini dibubarkan saja,” tukas Mahfudz. GYO (C.12)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger