' Baru Dibangun Sudah Rusak Pembangunan Jalan Proyek PNPM Disesalkan Warga - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Baru Dibangun Sudah Rusak Pembangunan Jalan Proyek PNPM Disesalkan Warga

Baru Dibangun Sudah Rusak Pembangunan Jalan Proyek PNPM Disesalkan Warga

Written By dodi on Tuesday, September 18, 2012 | 8:00 AM

KAB CIREBON (LJ)– Bantuan pemerintah pusat melalui PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) yang dialokasikan untuk membangun jalan lingkungan disesalkan warga Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Pasalnya, pembangunan jalan rabat beton di wilayahnya yang baru selesai 70 persen, fisiknya sudah rusak kembali.

Informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR Senin (17/9) pekerjaaan proyek yang menggunakan anggaran PNPM dalam pelaksanaannya diduga tidak menggunakan panduan konstruksi yang benar. Di antaranya dalam perbandingan campuran antara pasir dengan semen yang tidak memenuhi syarat standar.

"Coba saja lihat sekarang kondisi badan jalan kembali seperti tanah dan batu, sudah tidak nampak lagi. Sebab cor-coran semen badan jalan rabat beton telah rusak parah,” kata Apip, warga Desa Bungko kepada LINGKAR JABAR.

Kuwu atau Kepala Desa Bungko H. Moch Carkim membenarkan pemerintah desanya telah mendapatkan proyek bantuan PNPM. Namun kata dia, dirinya mengaku tidak pernah turut campur untuk masalah pelaksanaan program tersebut. Alasannya, karena dalam pelaksanannya yang mengerjakan langsung Organisasi Masyarakat Setempat (OMS).

Sementara, Ketua OMS Desa Bungko, Muklis mengaku telah mengerjakan proyek rabat beton dari PNPM dengan anggaran sebesar Rp 88 juta dan dikerjakan mulai 22 Mei 2012 lalu. “Pembangunan jalan rabat beton sebenarnya baru selesai 70 %,” ujarnya.

Menurutnya, proyek yang dikerjakan bukan jalan utama dan masih banyak jalan alternatif lain menunju jalan ke permukiman atau ke kantor desa. Tetapi, masyarakat tidak sabar ingin langsung menggunakan jalan yang baru dibangun hingga akibatnya fisik badan jalan rabat beton hancur lagi.

"Untuk memperbaiki badan jalan rabat beton masih menunggu pencairan dana yang masih tersisa 30 % lagi," jelasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Bangunan Gedung & Permukiman Dinas Cipta Karya & Tata Ruang Kabupaten Cirebon, Arief Budiprayitno mengungkapkan, projek PNPM baru selasai 70 % tetapi kondisinya sudah rusak, sisa dana yang 30 % tidak bisa dicairkan, sebelum kondisi fisiknya benar-benar baik.

Airef menegaskan, OMS harus bertanggung jawab terhadap fisik bangunan jalan rabat beton dan tidak ada alasan masyarakat susah diatur. "Sebab proyek PNPM itu memakai uang negara yang bersumber dari masyarakat juga melalui pajak, retribusi dan lainnya," paparnya.

Dia menambahkan OMS harus mengamankan fisik proyek hingga berjalan baik sampai serah terima dengan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Desa Bungko. GYO/HEN (C.12)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger