' APBD Perubahan Kota Depok Naik 14,12% - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » APBD Perubahan Kota Depok Naik 14,12%

APBD Perubahan Kota Depok Naik 14,12%

Written By dodi on Tuesday, September 25, 2012 | 7:00 AM


DEPOK (LJ)- Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2012 Kota Depok mengalami kenaikan mencapai 14,12 persen. Kenaikan itu terlihat dari anggaran perubahan semula sebesar Rp 1.551.869.451.101,47, menjadi Rp 255.223.310.239,58, sehingga kenaikan anggaran sekitar Rp 1.807.092.761.341,05, saat digelarnya sidang paripurna DPRD Kota Depok, Rabu (24/9).

 "Memang dalam APBD perubahan ada kenaikan anggaran mencapai 14,12 persen, dan itu sudah kita sutujui," ungkap Rintisyanto, Ketua DPRD Kota Depok kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Rintisyanto mengatakan, selama Pembahasan dan Pendalaman atas materi raperda rancangan APBD perubahan tahun 2012, sampai dilaksanakan paripurna untuk disetujui, hal itu sangat memerlukan, tenaga, dan pikiran yang cukup. Namun, telah berhasil diselesaikan sesuai yang diharapkan, sehingga diharapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok didalam penggunaan anggaran hendaknya sesuai dengan yang telah diusulkan, dan mematuhi kaidah dalam peraturan yang berlaku.

 "Bila dalam pengunaan anggarannya sesuai dengan yang diajukan, maka hasilnya dapat dirasakan masyarakat Kota Depok," ujarnya.
                                         
Sementara, laporan Badan Anggaran DPRD Kota Depok yang dibacakan Ervan Teladan, dari fraksi Partai Golkar menyampaikan, bahwa sebagaimana tertuang dalam Permendagri 21 tahun 2011, Permendagri 22 tahun 2011, APBD tersusun merupakan Instrumen yang menjamin terciptanya disiplin dalam proses pengambilan keputusan yang terkait dengan kebijakan, agar tersusun dengan baik dan benar.

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan Peraturan DPRD no 01 tahun 2010 tentang  tata tertib menyatakan, badan anggaran mempunyai tugas memberikan saran dan pendapat pada Pemerintah Kota Depok. Sebagaimana diketahui, penyusunan APBD perubahan Kota Depok tahun 2012 telah diawali dengan Kebijakan Umum Anggaran ( KUA ) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara ( PPAS).

Setelah melalui proses Pembahasan yang intensif, maka dalam perubahan APBD yang telah naik anggarannya akan dialokasikan untuk beberapa item, seperti pos pendapatan naik 13.06%, pos belanja daerah naik 15,90 %, serta pos pembiayaan meningkat 32,28%.

Ervan menambahkan, dalam saran dan masukan badan anggaran mengisyaratkan agar pengurusan perijinan lebih tertib tak bertele-tele, perlunya perubahan sistem Informasi Teknologie (IT) yang transfaran dalam proses pelelangan  pengadaan barang dan jasa. Selain itu, menjalin kerjasama pengawasan yang ketat dengan pihak kelurahan, kecamatan, dan LPM, guna peningkatan mutu dan kualitas hasil pembangunan fisik proyek.

"Kita berharap Pemkot Depok dapat menjamin realisasi pemanfaatan tambahan anggaran yang diusulkan secara nyata, tanpa harus adanya sisa lebih penggunaan anggaran ( Silpa ) dalam setiap laporan akhir tahunan," jelasnya.

Walikota Depok, H. Nurmahmudi Ismail mengatakan, pihaknya menyambut baik terhadap semua saran dan masukan yang ada dan akan dijadikan sebagai bahan penyempurnaan dalam pelaksanaan seluruh program, serta kegiatan yang tertuang dalam APBD perubahan tersebut. Hrs/Hms    

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger