' Antisipasi Gunung Meletus Pemkab Subang Siapkan Dana Rp 4 Miliar - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Antisipasi Gunung Meletus Pemkab Subang Siapkan Dana Rp 4 Miliar

Antisipasi Gunung Meletus Pemkab Subang Siapkan Dana Rp 4 Miliar

Written By dodi on Wednesday, September 5, 2012 | 8:00 AM


KAB SUBANG (LJ)- Kondisi Gunung Tangkuban Perahu yang sudah tingkat waspada level dua membuat Muspida Kabupaten Subang siap siaga. Bahkan untuk mengantisipasi bencana meletusnya gunung tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang telah mempersiapkan anggaran sebesar Rp 4 miliar.

 "Dana itu kita ambil dari anggaran takterduga," ungkap Bupati Ojang Sohandi, saat rapat koordinasi (Rakor) Forkominda (Forum Kumunikasi Pimpinan Daerah) dengan Muspika se Kabupaten Subang membahas tentang penanggulangan bencana alam bertempat di Aula Pemkab, kemarin.

Dana sebesar itu sangat penting dialokasikan untuk saat ini, terlebih melihat kondisi Gunung Tangkuban Perahu yang suatu waktu dapat mengancam wilayah Subang. "Tapi kita harapkan tingkat waspada yang sudah mencapai level dua akan kembali lagi ketitik normal. Artinya tidak akan terjadi bencana apapun," ujar bupati.

Pada kegiatan Rakor itu, dihadiri Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Teguh Prayitno, Komandan Lanud Suryadarma Kalijati,
Kolonel Pnb Dumex Darma, Kapolres Subang AKBP Awal Chairuddin dan Komandan Wingdiktekkal, Kolonel Pnb Sigit Priyono.
Kegiatan ini merupakan upaya antisipasi Pemkab Subang bersama Forkominda dalam upaya antisipasi menghadapi bencana, diantaranya aktifitas vulkanologi Gunung Tangkuban Parahu dan upaya menghadapi bahaya banjir pada saat musim penghujan.

Dandim 0605 Subang, Letkol  Teguh Prayitno menyarankan kepada Seluruh Danramil mengajak Babinsa TNI AD dan masyarakat supaya melakukan pembersihan sampah-sampah yang berserakan di kali atau sungai diwilayahnya masing masing. Hal itu disebabkan,  banyak dilihat berserakan potongan kayu dan Pohon kelapa. 

 "Ya, mumpung masih musim kemarau. Kalau sudah musim hujan tentu akan lebih repot. Apabila masyarakat sulit digerakkan maka kita (TNI,red) akan turun langsung," tegasnya.

Sedangkan Komandan Wingdiktekal, Kolonel Pnb Sigit Priyono menjelaskan tentang potensi bencana di Indonesia termasuk di Subang. Menurut Sigit, Subang menjadi salah satu wilayah yang rawan bencana tektonik, karena dilintasi jalur lempeng tektonik dunia yang rawan gempa. 

Mengenai penanganan bencana, lanjutnya, perlu penanganan yang berprinsip humanity (berperikemanusiaan) menghargai keselamatan manusia, dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan mempertimbangkan jangka waktu penyelematan. Seringkali pemerintah mendapat cap yang kurang mengenakkan sebagai second killer, dikarenakan lambat dalam penanganan bencana yang menimbulkan banyak korban berjatuhan. ”Maka, mengenai jangka waktu penanganan bencana, mutlak menjadi pertimbangan,” kata Sigit. 

Dengan mempertimbangkan aspek jangka waktu penanganan, sambung dia, diharapkan bisa meminimalisir jumlah korban dan lebih banyak warga yang diselamatkan.

Mengenai kesiapan Pemkab Subang dalam siaga bencana, menurut anggota Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) Kabupaten Subang, Uryanto, semuanya telah siap dengan berbagai sarana dan prasarana. Diantaranya 40 personil tagana telah disiapkan berikut dengan didukung peralatan dan bahan makanan untuk pengungsi.

Kabutuhan saranan pengungsian pihaknya telah menyiapkan tenda, baik tenda pleton maupun tenda regu sejumlah 40 tenda. Penyiapan buffer stok minimal 3 ton beras dengan lauk pauknya seperti mie instan dan sarden. Koordinasi pun telah dilakukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Sosial.  “Mereka telah menyatakan kesiapan untuk melakukan pengiriman bantuan apabila terjadi bencana,” jelasnya.

Mengenai pemetaan wilayah dampak khususnya Gunung Tangkuban Parahu, pihaknya telah berkoordinasi dengan 3 kecamatan, kawasan pertama yaitu Ciater, Sagalaherang dan Serangpanjang, kemudian kawasan kedua meliputi Kecamatan Jalancagak dan
Kecamatan Kasomalang. “Mengenai kemungkinan selanjutnya kita akan minta Badan vulkanologi. Karena mereka yang lebih mengetahui,” tukas Uriyanto. (Ade ).
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger