' Yayasan Akasyah Dan Attawasut Bogor Gelar Sanlat Kepemimpinan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Yayasan Akasyah Dan Attawasut Bogor Gelar Sanlat Kepemimpinan

Yayasan Akasyah Dan Attawasut Bogor Gelar Sanlat Kepemimpinan

Written By dodi on Wednesday, August 1, 2012 | 8:00 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ)–  Dalam upaya menciptakan manusia seutuhnya dan membentuk generasi muda pembaharuan, sebanyak 300 peserta terdiri dari mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), tokoh pemuda dan pemuda ta’mir mesjid selama tiga hari mengikuti kegiatan pesantren kilat (sanlat) yang digelar Yayasan Akasyah.

“Yayasan Akasyah bekerjasama dengan yayasan Attawasut Bogor asuhan Solahudin Wahid menggelar pesantren kilat selama tiga hari yang dilaksanakan di Bogor dan puncak serta penutupan kegiatannya di laksanakan Purwakarta,” terang Laksamana Dadang Irawan Kepada LINGKAR JABAR usai menutup diklat, Senin (30/7) malam kemarin.

Dikatakan Dadang Irawan, yayasan Akasyah yang memiliki visi membangun harmoni kehidupan manusia dengan manusia, kehidupan manusia dengan alam dan membangun kehidupan manusia dengan Tuhan-Nya itu, secara berkesinambungan terus melaksanakan kegiatan pendidikan yang bekerjasama dengan berbagai pihak.

Generasi muda sekerang ini, harus bisa menerima perbedaan apa saja. Sebab, Indonesia itu kaya akan keanekaragaman sebagai anugrah dari Allah yang harus kita syukuri. Karenanya Yayasan Akasyah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Yayasan Attawasut Bogor, berupaya menciptakan manusia seutuhnya.

Dengan banyaknya perbedaan ini, mereka tidak memandangnya secara varsial tapi harus dilihat secara global. Dengan demikian, sudah menjadi keharusan bagi Yayasan Akasyah untuk terus mensosialisasikannya. Sehingga kedepannya, akan muncul generasi muda sebagai agen-agen pembaharuan yang bisa menularkan kembali pemahaman itu kepada generasi muda lainnya.

Oleh sebab itu Yayasan Akasyah berupaya, bagaimana manusia kedepan khususnya generasi muda pembaharuan agar tidak berpikir secara sektoral. Baik sektoral dalam agama, kesukuan, budaya maupun asal muasal, tapi mereka bisa menerima apa adanya.”Inilah kekayaan yang harus bisa dipahami dan disyukuri dengan baik,” katanya.

Menyoal pelaksanaan pesantren kilat tersebut, Dadang Irawan menjelaskan bahwa untuk kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta masing-masing terdiri dari mahasiswa IPB, tokoh pemuda dan generasi muda ta’mir mesjid ini, pihaknya bekerjasama dengan BNPT, Dirjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri dan Yayasan Attasawut Bogor.   

Para peserta diklat, paparnya, diperkenalkan terhadap lingkungan dan dunia jurnalistik serta orientasi terhadap mental, disiplin dan fisik serta pengenalan lingkungan sekaligus diperkenalkan sistem bercocok tanam yang dibimbing langsung oleh Abah Endaj Kusnandar salah seorang pakar lingkungan di Jawa Barat. 

Kegiatan yang dimulai dua hari di Bogor dan penutupan dilaksanakan di Yayasan Akasyah di Desa Sala Awi Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta ini, diharapkan para peserta memiliki toleransi dan memahami perbedaan serta tidak menistakan yang lainnya. Sebab kalau mereka memandangnya secara varsial, maka bisa terjadi penistaan karena merasa tidak sejalan.YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger