' Uji Kompetensi Online Bermasalah, Guru Dirugikan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Uji Kompetensi Online Bermasalah, Guru Dirugikan

Uji Kompetensi Online Bermasalah, Guru Dirugikan

Written By dodi on Wednesday, August 1, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Totoh Santosa mengemukakan, bahwa guru yang gagal mengikuti ujian kompetensi guru (UKG) pada bulan ini dapat mengikuti ujian ulang pada awal Oktober mendatang bertepatan dengan pelaksanaan UKG gelombang kedua dan UKG untuk guru-guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Ujian ulang kemungkinan akan dilaksanakan pada Senin-Sabtu (1-6/10/2012), bersamaan dengan UKG gelombang kedua. Tapi untuk lebih jelasny,a para guru nantinya akan mendapatkan undangan dari Dinas Pendidikan Kota setempat," kata Totoh saat dihubungi wartawan, Selasa (31/7). Totoh mengaku, kendala yang terjadi pada UKG Senin (30/7/2012) kemarin, diakibatkan tim penyelenggara baru pertama kali menggelar ujian seperti ini.

"Meskipun baru pertama kali persiapan menggelar UKG, semua ini telah dilakukan dengan maksimal oleh pemerintah," ujarnya. Selain itu, pihaknya berharap permasalahan seperti kemarin tidak terulang kembali pada ujian selanjutnya. "Kami sangat berharap semoga tidak lagi ditemukan banyak kendala dan lancar. Karena kejadian kemarin disinyalir terjadi di seluruh Indonesia," ucapnya.

Sebelumya diberitakan, ditemukan masalah pada pelaksanaan UKG di hari pertama. Permasalan tersebut dipicu oleh sistem komputer yang tidak berjalan dengan baik atau dapat juga disebut server ujian online tidak terkoneksi dengan pusat. Akibatnya, guru-guru yang akan mengikuti UKG pada gelombang pertama batal menjalani ujian.

Di lain pihak, Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta Menkdikbud M Nuh untuk menghentikan sementara pelaksanaan UKG online. Karena di sejumlah daerah masih berlangsung UKG online pada Selasa (31/7). Kemdikbud pun diminta untuk segera melakukan evaluasi agar para guru tidak dirugikan.

"Persoalan teknis masih terjadi di banyak daerah sampai hari kedua. Ini karena pelaksanaan UKG yang tergesa-gesa, dipaksakan harus saat ini juga. Sebaiknya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengambil langkah cepat untuk menghentikan dulu sementara UKG sampai siap," kata Ketua Umum PB PGRI, Sulistyo. Menurutnya, kondisi psikologis guru sangat terganggu karena ketidakpastian UKG.

Para guru sudah mempersiapkan diri dan hadir di lokasi ujian, namun batal ikut ujian karena koneksi internet gagal tersambung ke server pusat. "Para guru ini hadir dengan biaya sendiri. Ada yang dari luar kota dan menginap. Kasihan, kan guru ini sudah menjalankan kewajibannya untuk hadir, tetapi tidak bisa ujian karena kendala teknis yang semestinya sudah diperhitungkan jauh-jauh hari oleh pemerintah," kata Sulistyo. CPS/FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger