' Sidak di Pasar Tradisional, Temukan Makanan Berformalin - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Sidak di Pasar Tradisional, Temukan Makanan Berformalin

Sidak di Pasar Tradisional, Temukan Makanan Berformalin

Written By dodi on Friday, August 3, 2012 | 8:00 AM

KAB. CIREBON (LJ) – Sejumlah produk pangan berformalin di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cirebon di temukan oleh tim pemantau bahan pangan Kabupaten Cirebon, saat tim pemantau bahan pangan Kabupaten Cirebon merazia makanan dan minuman di sejumlah pasar tradisional maupun modern, kemarin.

Tim pemantauan sendiri terdiri dari tim dari Dinas perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan, Setda Kabupaten Cirebon, dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM).

Kemudian petugas melakukan pengujian terhadap sampel sejumlah produk pangan dari pasar tradisional maupun modern dalam razia tersebut. "Dari hasil pengujian tersebut, kami menemukan produk pangan berupa mie basah yang mengandung protamin B dan formalin," kata Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon, Suyatno kepada LINGKAR JABAR.

Dari uji formalin di laboratorium, kata dia, 4 dari 14 sampel produk yang diambil dari sejumlah pasar di Kabupaten Cirebon terbukti mengandung formalin "Tiga sampel di antaranya diambil dari Pasar Sumber dan satu sampel lainnya dari Pasar Jamblang," kata dia.

Disebutkan, keempat sampel yang positif formalin itu, berupa produk mie basah. Sedangkan untuk lima sampel yang diuji protamin B hanya ditemukan satu sampel yang positif mengandung protamin B.Sementara untuk uji boraks, pengujian sampel makanan baru akan dilakukan keesokan hari.

Selain menemukan adanya produk yang mengandung formalin dan protamin B, tim pun menemukan makanan yang sudah berjamur di Pasar Palimanan. Penjual pun langsung diminta menarik produk tidak layak konsumsi tersebut.

Dia menegaskan, bagi pedagang yang kedapatan menjual makanan maupun minuman mengandung formalin, protamin B, dan berjamur, pihaknya akan melakukan pembinaan.

Sementara itu, Ketua LPKSM Tri Surya mengungkapkan, formalin, boraks, pewarna tekstil yang ditambahkan pada makanan berbahaya bagi masyarakat yang mengonsumsinya. GYO/PIP (C.12)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger