' Rumah Sakit di Purwakarta Waspadai Lonjakan Pasien Diare - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Rumah Sakit di Purwakarta Waspadai Lonjakan Pasien Diare

Rumah Sakit di Purwakarta Waspadai Lonjakan Pasien Diare

Written By dodi on Wednesday, August 15, 2012 | 8:00 AM

PURWAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 2012, sejumlah Rumah Sakit Pemerintah Daerah dan Swasta di Kabupaten Purwakarta, khususnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih, mewaspadai terjadinya lonjakan penderita diare. Pasalnya, penderita penyakit tersebut acapkali membanjiri beberapa rumah sakit, termasuk RSUD Bayu Asih. Apalagi, ketika lebaran tiba, terjadi perubahan pola makan masyarakat setelah mengakhiri masa berpuasa selama sebulan.

Menurut Direktur RSUD Bayu Asih Agung Darwis, kewaspadaan pihaknya terhadap penyakit tersebut sangatlah beralasan. Mengingat, sudah menjadi agenda rutin dimana setiap tahun diare selalu mewabah pasca-Idulfitri. Begitu pula tahun sekarang, membeludaknya kembali pasien diare dirumah sakit sangatlah berpotensi cukup besar. Sehingga berbagai antisipasi dilakukan pihaknya, selain persiapan saat terjadi arus mudik dan balik.

“Sudah jauh-jauh hari sejumlah obat-obatan disiapkan untuk penderita diare. Ditambah pelayanan yang lebih maksimal untuk pasien ini juga bagian dari pelayanan saat arus mudik dan balik lebaran,” kata Agung kepada sejumlah wartawan, baru-baru ini. Agung mengatakan berbagai sarana dan prasarana sudah dipersiapkan pihaknya dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.

Salah satunya pelayanan maksimal dimana seluruh tenaga medis di rumah sakitnya tidak diperkenankan libur karena diprediksi membanjirnya pasien diare itu antara H-1 hingga H+1. Mereka harus tetap melayani , meskipun harus secara bergiliran. Sehingga pada saat diperlukan nanti sudah siap. “Saat Lebaran nanti, petugas kami tidak libur. Mereka harus tetap masuk kerja dan melayani pasien. Nanti setelah usai lebaran, pegawai kami diberikan libur secara bergiliran untuk menyusul berlebaran,” kata Agung.

Dia mengatakan jumlah tenaga medis di RSUD Bayu Asih, antara lain 20 dokter umum, 19 dokter spesialis, 20 bidan, serta 220 perawat. Khusus untuk dokter spesialis sifatnya on call. Dengan kata lain, mereka datang saat dibutuhkan menangani pasien berpenyakit khusus. Selain tenaga medis, sambung dia, fasilitas lainnya adalah tersedianya tujuh ruangan rawat inap. Dimana masing-masing ruangan terdiri dari beberapa kamar, dengan total 242 tempat tidur. Ditambah fasilitas IGD, ICU, dan intstalasi farmasi.

Terkait penanganan saat arus mudik dan balik lebaran, Agung menyatakan bahwa rumah sakit hanya bersifat pelayanan pasif dengan menerima setiap pasien yang berobat. Tapi biasanya pasien saat arus mudik dan balik lebih didominasi oleh korban kecelakaan lalulintas (Lakalantas). Sehingga penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi lebih diutamakan. YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger