' Ruas Jalan Kabupaten Segera Berstatus Jalan Provinsi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Ruas Jalan Kabupaten Segera Berstatus Jalan Provinsi

Ruas Jalan Kabupaten Segera Berstatus Jalan Provinsi

Written By dodi on Wednesday, August 1, 2012 | 8:00 AM

GARUT (LJ) -Usulan perubahan  status jalan dari ruas jalan  yang berada di wilayah Kabupaten Garut yang semula berstatus jalan Kabupaten, dalam waktu dekat akan di naikkan statusnya menjadi ruas jalan Jalan Provinsi. Penetapan ini,sudah lama diusulkan gubernur Jawa Barat, tepatnya tanggal 15 Januari 2010 silam.

"Usulannya sudah lama dilontarkan oleh pak gubernur, Insya Allah dalam waktu dekat status jalan wilayah dinaikan menjadi jalan provinsi," demikian ungkap Kepala Dinas Bina Marga Pemkab Garut H.Adeng pada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya  Selasa (31/7).
   
Menurut Adeng,usulan tersebut berdasarkan kesepakatan bersama lintas Kabupaten/kota meliputi Kabupaten Sukabumi,Cianjur,Bandung Barat,Bandung,Garut dan Kabupaten Tasikmalaya.Enam Jalan Kabupaten yang diusulkan menjadi ruas jalan menjadi status jalan provinsi kata dia adalah ruas-ruas jalan Cibatarua (Cileuleuy) –Sumadra sepanjang 34,10 km,Pamegatan-Singajaya sepanjang 25,00 km,Singajaya-Taraju/Batas Tasikmalaya sepanjang 5,70 km,Singajaya-Toblong-Sumadang 27,60,Bungbulang –Sukarame sepanjang 14,10,Bungbulang –Cijayana sepanjang 14,80.
  
Usulan tersebut berdasarkan pertimbangan dan kesepakatan bersama enam Kabupaten sebagaimana disebutkan diatas,kemudian berdasarkan struktur Tata ruang Wilayah Propinsi yang menetapkan Ranca Buaya menjadi kegiatan Wilayah Propinsi (PKWP)merubah system jaringan jalan yang ada disekitarnya sebagai mana dipersaratatkan dalam Undang undang jalan.

Mengembangkan daerah tertinggal di Wilayah Kab Garut bagian selatan yang berbatasan dengan Kab Tasikmalaya.Membuka daerah terisolir yang memiliki potensi di Wilayah Kab Garut bagian selatan yasng berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Cianjur,Meredam Gejolak yang terjadi di Kab Garut Bagian selatan  .

Sebagaimana dalam naskah kesepakatan bersama usulan kenaikan status jalan Kebupaten menjadi jalan berstatus jalan provinsi  kata dia, antara Kepala Dinas terkait di 6 Kabupaten tersebut, mereka sepakat untuk bersama-sama mengusulkan kenaikan status jalan dari masing-masing Kabupaten dengan total panjang 229,86 km yang semula berstatus jalan Kabupaten untuk ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi pada ruas jalan Batas Sukabumi-Nyalindung sepanjang 300 km,Nyalindung-Paldua sepanjang 20,70 km,Paldua-Sp.Leuwimanggu 16.00, Sp-Leuwimanggu-Sukanagara(Citiis)7,6 km,Sukanagara(Citiis-Cisokan 8,20 km,Cisokan-Gununghalu 20,50 km,Gununghalu –Datarpuspa 13,30,Datarpuspa(Cibeber)-Sukahaji/Ciwidey 6,90 km,Ciwidey-Gambung-Pangalengan 24,85 km, Cibutarua(Cileuleuy)-Sumadra 34,10 km,Pamegatan -Singajaya  sepanjang 25,00 km,Singajaya –Taraju/batas tasik 5,70 km, Taraju –Salawu sepanjang 19,95 km. Jumlah 229,86 km.
   
Sederet ruas jalan tersebut masih menurut  Adeng,bukan saja hanya menghubungkan antar kabupaten/kota,tapi juga menghubungkan 6 Kabupaten sehingga merupakan jaringan jalan yang menurut perundang-undangan jalan yang berlaku saat ini merupakan fungsi kolektor primer yang perlu ditingkatkan menjadi status jalan provinsi.
 
Lebih lanjut  Adeng menuturkan,sebagaimana  Keputusan Gubernur Jawa Barat No : 620/Kep.1529-Admrek/2011 Tentang Penetapan ruas-ruas jalan dalam jaringan jalan primer menurut fungsinya sebagai jalan kolektor 2,jalan kolektor 3, jalan kolektor 4,Jalan local,Jalan Lingkungan dan jaringan jalan sekunder menurut fungsinya sebagai jalan arteri jalan kolektor,jalan lokal dan jalan lingkungan.(JUL/BDN)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger