' Reklamasi dan Pasca Tambang Wajib Dilakukan Oleh Pemegang IUP - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Reklamasi dan Pasca Tambang Wajib Dilakukan Oleh Pemegang IUP

Reklamasi dan Pasca Tambang Wajib Dilakukan Oleh Pemegang IUP

Written By dodi on Friday, August 3, 2012 | 8:00 AM

Keterangan 2: Reklamasi lahan bekaspenambangan pasir di Kecamatan Cileungsi menjadi lahan produktif.

Salah satu kewajiban pemegang IUP yang sangat ditekankan oleh Dinas ESDM adalah kewajiban para pengusaha pertambangan untuk melaksanakan reklamasi lahan bekas tambang. Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pasca Tambang.
“Didalam PP tersebut menyebutkan, bahwa para pemegang IUP Eksplorasi dan IUPK Eksplorasi wajibmelaksanakan reklamasi, Pemegang IUP Operasi Produksi dan IUPK Operasi Produksi wajib melaksanakan reklamasi dan pascan tambang dan Reklamasi sebagaimana dimaksud terhadap lahan terganggu pada kegiatan eksplorasi,” kata Kepala Bidang Pertambangan Umum  Dinas ESDM Ir. Asep Sulaeman kepada Lingkar Jabar kemarin.
Menurutnya,  Peruntukan lahan pasca tambang harus disesuaikan dengan peruntukan ruang yang ada. Selain itu, kewajiban reklamasi dan pasca tambang tersebut juga harus dilakukan terhadap lahan terganggu pada kegiatan pertambangan dengan sistem dan metode yakni, penambangan terbuka dan penambangan bawah tanah.
“Rencana reklamasi dan peruntukan lahan pasca tambang harus sudah dijelaskan pada saat mengajukan permohonan izin. Sebagai wujud komitmen terhadap kewajiban reklamasi dan pasca tambang, pemohon IUP wajib menyerahkan Jaminan Reklamasi yang nilainya dihitung berdasarkan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan reklamasi selama kegaiatan operasi pertambangan berjalan serta untuk penyiapan lahan pasca tambang,” jelasnya.
Adapun Jaminan untuk pelaksanaan kewajiban reklamasi tersebut disimpan dalam bentuk deposito pada Bank BJB Cabang Cibinong atas nama pemegang izin. Apabila diakhir kegiatan penambangan, pemegang IUP telah melaksanakan reklamasi lahan bekas tambang, maka Jaminan Reklamasi tersebut dapat dicairkan kembali.
 “Jadi tidak benar kalau dana tersebut diserahkan kepada kami dan dimanfaatkan untuk kepentingan kami” tegas Asep Sulaeman.
Saat ini terdapat 111 pemegang izin yang telah menyerahkan Jaminan Reklamasi dengan total nilai sebesar Rp. 1.027.594.700,-. Bukti setoran Jaminan Reklamasi ini diserahkan bersamaan dengan penyerahan IUP serta tidak mengurangi kewajiban pemegang izin untuk melaksanakan reklamasi dan pasca tambang. Dengan demikian diharapkan tidak ada lahan bekas tambang yang terbengkalai tidak termanfaatkan. (PHD)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger