' Purwakarta Siapkan 150 Mobdin Untuk Mudik PNS - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Purwakarta Siapkan 150 Mobdin Untuk Mudik PNS

Purwakarta Siapkan 150 Mobdin Untuk Mudik PNS

Written By dodi on Tuesday, August 14, 2012 | 8:00 AM


KAB SUBANG (LJ)- Rencana para pejabat di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Subang yang akan melakukan mudik mengunakan mobil dinas (mobdin), terpaksa harus dibatalkan. Pasalnya, Bupati Subang, Ojang Sohandi melarang pejabatnya terutama yang sudah memiliki kendaraan pribadi untuk mengunakan mobil rakyat tersebut. 
 "Kalau pejabat yang memiliki kendaraan pribadi, sebaiknya saat mudik jangan mengunakan mobdin," tegasnya saat memimpin Apel pagi, di halaman Kantor Bupati, kemarin.
Larangan pejabat mengunakan kendaraan dinas itu, agar tidak menimbulkan penilaian negatif dari masyarakat. Terlebih kata bupati, hal itu untuk mengantisipasi para pejabat yang membolos pasca mudik dihari pertama kerja nanti.
 “Jangan sampai ketika waktunya masuk kerja, tetapi pejabat masih berada di daerah mudik,” jelasnya.
Berbeda dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi malah menyediakan 150 kendaraan dinas yang akan dipakai atau digunakan PNS (Para Pegawai Negeri Sipil) saat mudik. Disediakannya ratusan kendaraan itu untuk membantu PNS untuk keperluan lebaran.
 “Kendaraan dinas boleh digunakan untuk mudik PNS. Dengan catatan, bila terjadi keruksakan harus ditanggung sendiri dan tidak dibebankan kepada pemerintah,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menyatakan, daripada PNS harus menyewa kendaraan dengan harga yang cukup mahal hanya untuk kebutuhan mudik lebaran, lebih baik memakai kendaraan dinas yang ada. Selain mempermudah dan menghemat anggaran untuk mudik, juga tidak semua pegawai memiliki kendaraan pribadi.
Pemkab Purwakarta, sambung dia, hingga saat ini memiliki 150 unit kendaraan dinas roda empat dan 500  unit kendaraan dinas roda dua yang sudah berada di masing-masing PNS yang memegangnya. Jika mereka akan menggunakan kendaraan untuk mudik, tentunya harus lapor terlebih dulu untuk mempermudah pendataan.
Pada kesempatan tersebut, bupati juga menghimbau, meskipun para PNS diperobolehkan untuk mudik, namun bagi pejabat mulai eselon III dan II untuk tetap siaga pada Hari Raya Idul Fitri 1433 hijriah, terutama pejabat diwilayah, seperti camat serta pejabat yang ada kaitannya dengan pengamanan arus mudik lebaran dan antisipasi bencana.
HImbauan untuk tidak meninggalkan wilayah itu, sambung Dedi, agar jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, bisa segera ditangani. Kalaupun mereka sudah terlanjur mudik, alat komunikasi seperti telepon genggam harus selalu aktif. 
 "Ya, untuk mempermudah saja jika ada panggilan darurat, dan bisa segera tersampaikan tanpa harus menunggu lama," tukasnya.  Ade/YAS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger