' Proyek Pembangunan Pasar Cibinong Terkatung-Katung - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Proyek Pembangunan Pasar Cibinong Terkatung-Katung

Proyek Pembangunan Pasar Cibinong Terkatung-Katung

Written By dodi on Thursday, August 2, 2012 | 8:00 AM

KAB.BOGOR - Proyek pembangunan pasar modern Cibinong yang digembar-gemborkan mulai masuk tahap pembangunan pada awal Mei 2012 lalu, ternyata cuma janji manis pihak pengembang, PT.Rimba Artha Pertiwi. Pemancangan tiang utama yang dilakukan Bupati Bogor, Rachmat Yasin dan Muspida Kabupaten Bogor pada 12 April lalu, pun menjadi seremonial belaka. Sebab kenyataannya, hingga Rabu (1/8) kemarin, belum terlihat adanya kegiatan pengerjaan proyek di lokasi pasar yang terletak di Jalan Raya Bogor-Jakarta itu. Apakah pengembang tidak memiliki cukup modal?

Dari pantauan LINGKAR JABAR, pihak pengembang yang mengklaim didukung keuangan yang sangat besar tidak kunjung melaksanakan pengerjaan proyek bernilai puluhan miliar Rupiah itu. Padahal, sejak beberapa bulan lalu, ratusan pedagang pasar sudah dipindahkan ke penampungan dan bahkan pihak pengembang juga sudah melakukan pemungutan sejumlah uang dari calon pedagang sebagai persyaratan tanda jadi untuk bisa memiliki kios di pasar tersebut.

Kewajiban untuk menyetorkan uang muka pemesanan kios ini pun beberapa waktu lalu sempat dikeluhkan oleh puluhan pedagang Pasar Cibinong. Para pedagang yang kecewa lantaran dipaksa untuk menyetor uang muka itu kemudian mengadu kepada DPRD Kabupaten Bogor. Terkait hal itu, anggota Fraksi Demokrat DPRD Husnul Chotimah mengkritik kebijakan PT Rimba Artha Pertiwi dan menganggap keluhan para pedagang sangat wajar. Apalagi dilihat secara fisik, pengerjaan proyek belum mencapai 50 persen.

"Pengembang tidak dibenarkan meminta uang muka kepada pedagang, apalagi bangunannya belum sampai 50 persen," jelas Husnul seraya menambahkan kebanyakan pedagang tidak keberatan membayar uang muka. Namun para pedagang takut kalau sewaktu-waktu pengembang tidak dapat menyelesaikan pembangunan. "Lantas kemana para pedagang yang sudah mengeluarkan uang meminta pertanggungjawaban.

Terkait dengan belum dilaksanakannya pembangunan pasar Cibinong tersebut, Ketua Lembaga Pengkajian Pembangunan Daerah (LPPD) Freddy PH Pasaribu, meminta kepada Pemkab Bogor untuk bersikap cepat dengan memberikan teguran kepada PT Rimba Artha, hal ini bertujuan agar pengembang bisa menyelesaikan kewajibannya sesuai dengan jadwal penyelesaian proyek sesuai dengan kesepakatan. "Saya sih takutnya ternyata pengembang tidak punya modal yang cukup untuk membiayai pembangunan," ujar Freddy kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Freddy pun mendesak kepada pihak pengembang untuk dapat memenuhi target pengerjaan pembangunan selama 12 bulan. Artinya, pada bulan Mei 2013 nanti, pasar modern Cibinong sudah harus berdiri. "Selain itu, Pemkab Bogor harus transparan membeberkan isi kontrak perjanjian kerjasama dengan PT Rimba Artha, apakah menguntungkan Pemkab Bogor atau hanya memberikan keuntungan kepada pengembang dan oknum pejabat tertentu? Ini harus jelas, kami minta Dewan meminta data soal kerjasama terkait pasar Cibinong, jangan sampai kasus seperti pasar Parung terulang kembali," tegas Freddy.

Terkait dengan hal ini, penanggungjawab operasional proyek Pasar Cibinong dari PT Rimba Artha Pertiwi, MH Ages, sampai berita ini tak bisa dikonfirmasi. Ketika dihubungi melalui nomor telepon selulernya, terdengar nada aktif namun tidak diangkat. Demikian pula pesan singkat yang dikirim LINGKAR JABAR kepada Ages, tidak pernah direspon olehnya.

Sekedar informasi, Pasar modern Cibinong berdiri di atas lahan seluas 8.060 meter per segi dan diperkirakan mampu menampung 1.836 pedagang. Diketahui, pelaksanaan pembangunan pasar ini menggunakan pola kerjasama built transfer operate (BTO) atau bangun pakai kelola dan kemudian beberapa tahun kedepan akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. DED
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger