' Polres Purwakarta Petakan Arus Mudik Lebaran 2012 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Polres Purwakarta Petakan Arus Mudik Lebaran 2012

Polres Purwakarta Petakan Arus Mudik Lebaran 2012

Written By dodi on Monday, August 6, 2012 | 8:00 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ). – Jajaran Polres Purwakrta mulai memetakan situasi dan kondisi jalur arus mudik dan balik, yang akan digunakan oleh para pemudik dan balik lebaran 1433 Hijriyah yang dikemas dalam Operasi Ketupat Lodaya 2012. Polres Purwakarta telah menentukan sejumlah titik yang dinilai rawan macet, lakalantas dan longsor.

“Hasil pemantauan jalur dan evaluasi, terdapat beberapa kerawanan seperti rawan kecelakaan lalu lintas, rawan kemacetan dan rawan longsor. Namun demikian, jalur yang akan digunakan dan dilalui oleh para pemudik baik jalur utama maupun jalur alternatif kondisinya sudah baik,” jelas Kapolres Purwakata AKBP Bachtiar Ujang Permana,kemarin.    

Dikatakan, untuk jalur rawan lakalantas di dalam ruas Tol Cipularang diantaranya di KM 72, 79, 92 dan 97. Pada titik-titik tersebut, intensitas lakalantas sangat tinggi. Sedangkan untuk jalur arteri, terdapat di Jalan Raya Kopo – Sadang. Campaka – Cibatu dan jalur Ranca Darah – Pondoksalam yang setiap tahunnya selalu digunakan oleh para pemudik.

Akibat kepadatan arus yang sering terjadi di jalur utama seperti Jalur Pantura dan Jalur Tengah, sambung Bachtiar, para pemudik maupun balik lebaran lebih memilih menggunakan jalur alteri Rancadarah – Pondoksalam untuk menghindari kemacetan. Sehingga, jalur Rancadarah – Pondoksalam rmasuk dalam kategori rawan lakalantas.

Diakui Kapolres Bachtiar Ujang Permana, jalur-jalur yang ada di wilayah hukumnya ada juga  yang kontur jalannya bergelombang dan masih dalam perbaikan. Contohnya di jalur Jalan Raya Campaka atau tepatnya sebelum jembatan Cimaung, dimana kondisi atau kontur jalannya sekarang ini bergelombang. Sehing, para pengguna jalan parlu ekstra hari-hati.

Sebabnya, lanjut dia, kondisinya jalan tersebut selain menurun juga terdapat retakan-retakan yang cukup besar. Namun sejauh ini, lokasi tersebut tidak menjadi titik rawan kecelakaan, sebab kecepatan kendaraan yang melintas tidak pernah cepat. “Kendaraan yang melintasi jembatan itu tidak bisa cepat karena harus hati-hati,” katanya.

Menyoal jalur rawan kemacetan, Bahtiar menjelaskan bahwa jalur rawan kemacetan diantaranya terdapat jalur Cikopo - Simpang Mutiara. Karena jalur tersebut, merupakan jalur menuju Pantura setelah keluar dari gerbang Tol Cikampek. Sehingga menjadi konsentrasi semua kendaraan pemudik, kecuali itu juga ada penyempitan jalan saat keluar tol dan masuk jalur Cikopo-Mutiara.

Adapun untuk jalur tengah, titik kemacetan berada di sekitar Sadang Terminal Square (STS) yang merupakan pertigaan dan memungkinkan terjadi perpotongan arus lalulintasi di Simpang Cimaung. Jika terjadi kepadatan arus, maka digunakan sistem one way dan dari arah Subang masuk ke jalur Ipik Gandamanah – Irigasi – Sadang kemudian masuk ke Gerbang Tol Sadang.

Ditambahkan Kapolres Bachtiar Ujang Permana, pada saat pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik lebaran 1433 Hijriyah ini, pihaknya menerjunkan 921 personel ditambah BKO dari Polda Jawa Barat sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK). Dengan demikian, pada saatnya nanti pihaknya telah siap melaksanakan tugas.YAS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger