' Polisi Sergap Imigran Gelap di Perumahan Mewah Sentul - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Polisi Sergap Imigran Gelap di Perumahan Mewah Sentul

Polisi Sergap Imigran Gelap di Perumahan Mewah Sentul

Written By dodi on Tuesday, August 14, 2012 | 8:00 AM


BOGOR (LJ) - Sebanyak 32 imigran ilegal asal Pakistan dan 55 imigran Afganistan, yang akan diberangkatkan ke Australia, akhirnya  diciduk oleh jajaran Kepolisian Sektor (Sektor) Babakan Madang dan petugas penindakan dari kantor Imigrasi Bogor. Sebelumnya, ke 87 Imigran tersebut berkumpul secara sembunyi di perumahan mewah, Sentul City, Babakan Madang-Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Babakan Madang, Inspektur Dua Sonson Sudarso, mengatakan, keberadaan mereka ini, adanya laporan dari petugas imigran, bahwa Warga Negara Asing (WNA) sedang berkumpul di perumahan. "Petugas kami berhasil menciduk di jalan Semeru, dan di jalan Permata di perumahan Bukit Medetarania, claster Bukit Golf Hijau, Sentul, berkat kerjasama pihak kepolisian dan petugas imigrasi," kata Sonson kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Sonson menjelaskan, bahwa mereka didatangkan dari pemukiman imigran di wilayah Cikopo, Cisarua dengan menggunakan dua mobil Suzuki APV dan Toyota Avanza, "Mereka datang sekitar pukul 20.00, Minggu (12/08) lalu, secara bergelombang dan langsung ditempatkan di kedua rumah milik Lily," paparnya.

Menurut dia, imigran ilegal sendiri diduga telah difasilitasi oleh seorang warga Indonesia yang bertempat tinggal di Bogor. "Dari keterangan para saksi, bahwa rombangan tersebut di koordinatori oleh W (Wahyu) asal Bogor yang menyewa rumah tersebut, diduga W tersebut memfasilitasi mereka untuk bisa pergi ke Australia," jelas Sonson. Dan hingga kini tersangka W sendiri masih dalam pengejaran petugas, "Disisyalir W tersebut sudah kabur dan ia berkerja tidak sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Titin (26), penunggu rumah menyatakan, dirinya hanya mendapatkan informasi bahwa yang akan menginap hanya 15 orang saja. “Awalnya mereka mengaku dari organisasi kemahasiswaan dan menginap satu hari saja dengan jumlah 15 orang. Dengan menggunakan mobil APV dan Avanza, mereka bermaksud hanya menginap satu hari saja,” ungkapnya. 

Namun kecurigaan Titin pun mulai timbul ketika kedua mobil ini, terus menerus bolak-balik mendatangkan orang-orang hingga pagi hari. “Jam 1 pagi dua orang Indonesia yang membawa mereka ijin ke saya untuk membeli makanan sahur, tetapi hingga pukul empat pagi belum balik juga,” jelasnya.

Adapun terungkapnya imigran tersebut dikarenakan keluhan sejumlah warga sekitar yang merasa curiga dengan banyaknya orang yang tidak dikenal disekitar rumahnya, "Awalnya saya mendapatkan laporan dari warga, yang merasa curiga dengan kedatangan orang yang tidak dikenal dalam jumlah banyak di dekat rumahnya dan setelah saya cek, dan seterusnya dilaporkan ke Kepolisian," ungkap Poerwanto, Kepala Keamanan Perumahan Sentul City.

Poerwanto menjelaskan, bahwa rumah tersebut milik Lily warga Jakarta yang memang secara sengaja di jadikan guest house bagi pelancong luar negeri yang singgah ke Bogor. "Sebetulnya rumah-rumah tersebut, memang sudah biasa dijadikan guest house untuk orang asing," katanya.

Ditempat terpisah, Kepala Sub Penyelidikan dan Penindakan Imigran, Kantor Imigrasi Andika menerangkan bahwa selanjutnya mereka akan dititipkan dahulu di Cisarua dan dalam pengawasan ketat. "Kemungkinan ke 87 imigran tersebut akan dibawa kembali ke Cisarua dan dalam pengemanan ketat perugas imigrasi dibantu Polisi," katanya. Lanjut, Andika juga menjelaskan bahwa imigran-imigran ilegal tersebut rata-rata sudah tinggal di Cisarua sekitar 5 atau 8 bulan. WIN
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger