' Polda Jabar Gelar Kesiapan Pasukan Pengamanan Lebaran - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Polda Jabar Gelar Kesiapan Pasukan Pengamanan Lebaran

Polda Jabar Gelar Kesiapan Pasukan Pengamanan Lebaran

Written By dodi on Monday, August 13, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1433 H tahun 2012, Polda Jabar menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi operasi “Ketupat Lodaya-2012” dilaksanakan pada Jumat (10/8) lalu di Lapangan Gasibu Kota Bandung. Jumlah personel yang terlibat dalam operasi ini berjumlah 34.104 personel yang terdiri 20.184 personel, dibantu TNI sebanyak 3.240 personel, Dishub sebanyak 2.800 personel, Sat pol PP sebanyak 786 personel.

Kemudian, petugas dari Dinas Kesehatan sebanyak 4.251 personel, aparatur Dinas Bina Marga sebanyak 415 personel, personil Pemadam Kebakaran sebanyak 310 personel dan anggota SAR berjumlah 200 personel. Sementara Potensi Masyarakat/Mitra yang dilibatkan sebanyak 1.918 personel, terdiri dari Orari 647 personel, Pramuka 649 personel dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) 623 personel.

Dalam sambutan tertulis Kepala Polri Jenderal Polisi Timur Pradopo yang dibacakan oleh Gubernur Jawa Barat mengatakan, gelar pasukan dilaksanakan serentak di seluruh polda dan satuan kewilayahan dengan tujuan untuk mengetahui kesiapan jajaran Polri beserta unsur lainnya dalam mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Sesuai hasil analisis data pada tahun lalu, diperkirakan jumlah masyarakat yang akan mudik dengan menggunakan angkutan darat sebanyak 5,6 juta jiwa.

Sementara yang menggunakan angkutan sungai danau dan pelabuhan (SDP) sebanyak 3,4 juta jiwa, menggunakan angkutan laut 1,5 juta jiwa, dan angkutan udara 3,3 juta jiwa. Sedangkan pemudik yang diperkirakan menggunakan jasa kereta api, berdasarkan data dan informasi dari Kementrian Perhubungan, diasumsikan akan turun cukup signifikan, karena tahun ini telah dilakukan batasan maksimum (load factor) lebih dari 150%.

Berdasarkan karakteristik kerawanan dan intensitas kegiatan masyarakat pada masing-masing operasi ketupat tahun ini, telah ditetapkan kriteria daerah operasi yaitu prioritas I dan prioritas II. Kriteria yang ditetapkan sebagai kategori prioritas I ada 10 Polda, yaitu : Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Polda Jateng,Polda Jatim, Polda Bali, Polda Sumsel, Polda Sulsel, Polda DIY, Polda Lampung, dan Polda Banten. Sedangkan Polda yang tidak termasuk dalam prioritas I, ditetapkan sebagai prioritas II.

Adapun strategi pada pelaksanaan operasi “Ketupat 2012” ini, Polri telah menentukan target operasi yang harus dicapai sebagai indikator keberhasilan kegiatan, yaitu kelancaran lalu lintas terutama pada trouble spot, yaitu titik rawan macet di seluruh jalur utama harus lebih baik dari tahun sebelumnya, menekan angka kecelakaan dengan jumlah korban meninggal dunia dapat  berkurang dari tahun sebelumnya.

Kemudian jumlah pelanggaran lalu lintas khususnya para pengguna sepeda motor dan angkutan umum / bus dapat ditekan, terciptanya kondisi  kamtibmas yang kondusif yang ditandai dengan kejadian kriminalitas yang menurun serta dapat dikendalikan, Dapat mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman aksi terorisme, mengingat beberapa tersangka masih berstatus DPO. Kegiatan operasi yang juga didukung oleh kegiatan deteksi dini ini, melibatkan sejumlah 88.320 personel yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Pelibatan personel yang besar tersebut diarahkan guna mengisi pos pengamanan dan pos pelayanan polri bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya, dengan demikian kita dapat memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih komprehensif. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan operasi Ketupat 2011,  disimpulkan bahwa kita belum sepenuhnya dapat mencapai target sebagaimana yang diharapkan. Hal ini terlihat dari beberapa indikator yaitu jumlah  kecelakaan lalu lintas  masih  naik 30.58%  dan jumlah korban luka berat  juga naik 17,53%," ujar Kapolri seperti dikutip Gubernur Heryawan.

Guna lebih mengoptimalkan pengamanan operasi Ketupat Tahun 2012 ini, pada kesempatan apel gelar pasukan tahun ini, Kapolri menyampaikan beberapa penekanan, yaitu Siapkan mental dan fisik, Bertindaklah secara tegas namun humanis, Tempatkan pos pengamanan dan pos pelayanan, Lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan peran dan fungsi intelijen serta babinkamtibmas, Jalin kerjasama yang harmonis dan Berdayakan sarana dan prasarana semaksimal mungkin.

"Kemudian juga, tingkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror, Waspadai maraknya saksi tawuran antar warga atau kelompok, sweeping  atau razia tempat hiburan, warung / toko secara illegal  oleh kelompok atau ormas tertentu. Lakukan  tindakan penegakan hukum terhadap para pelaku penyelewengan distribusi bbm, penimbunan sembako, serta peredaran petasan," pungkas Kapolri. //HER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger