' Peran Posyandu Sangat Penting untuk Kesehatan Ibu dan Anak - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Peran Posyandu Sangat Penting untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Peran Posyandu Sangat Penting untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Written By dodi on Wednesday, August 8, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jabar Netty Prasetiyani Heryawan mengemukakan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kaum ibu dan anak-anak. Sebab melalui Posyandu, masyarakat mendapatkan sejumlah manfaat sekaligus, di antaranya layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan dan ketahanan keluarga.

Netty yang merupakan istri dari Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan, ada empat mimpi besar terkait kehadiran Posyandu di Jawa Barat. Yakni proses persalinan yang dilayani tenaga kesehatan, bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap, pola Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) menjadi budaya sehingga mampu menurunkan angka penularan penyakit, masyarakat sadar akan kebersihan dan pendewasaan usia perkawinan akan menumbuhkan ketahanan keluarga.

Posyandu juga memiliki kekuatan besar untuk mendorong masyarakat meningkatkan kualitas kehidupannya. “Untuk itu revitalisasi Posyandu dan peningkatan perannya diharapkan mampu mengoptimalkan fungsinya,” papar Netty kepada wartawan di Bandung, belum lama ini. Menurutnya, kehadiran perempuan dalam jumlah besar dalam aktivitas di Posyandu menjadi kekuatan tersendiri. "Perempuan adalah center of life yang ketika mereka bertambah pengetahuannya, bertambah pula kesejahteraan orang-orang di sekitarnya,” tuturnya.

Sayangnya, lanjut Netty, tidak semua posyandu bisa berjalan optimal karena berbagai tantangan dalam prasarana, sarana, sumber daya manusia, dan wawasan. "Tentu dengan dukungan Gubernur diharapkan mampu menuntaskan sejumlah masalah tersebut. Juga sebagai dasar pemikiran dari dicanangkan revitalisasi posyandu. Dilakukan training, pelibatan anggota masyarakat sebagai pendamping posyandu," ungkapnya.

Untuk itu, ada sejumlah program inovasi terkait revitalisasi Posyandu yakni; pendampingan kader Posyandu, Dacin (timbangan balita) inovatif yang memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan dan akurasi. Kemudian pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terintegrasi dengan Posyandu. Sosialisasi isu-isu sosial dan pendidikan kesejahteraan keluarga bagi Ibu-Ibu serta membuat pedoman Posyandu yang dibagikan gratis ke seluruh Posyandu di Jabar.

Selain inovasi teknis, tambah Netty lagi, Pemprov Jabar pun melakukan Inovasi Kebijakan melalui peningkatan anggaran, di antaranya dana Posyandu yang biasanya hanya Rp800.000/tahun per Posyandu, kini meningkat menjadi Rp19 juta. Hal itu karena alokasi anggaran di APBD pun naik dari Rp2,5 miliar menjadi Rp50 miliar. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger