' Pemkab Cianjur Tunggak Bayar Listrik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Pemkab Cianjur Tunggak Bayar Listrik

Pemkab Cianjur Tunggak Bayar Listrik

Written By dodi on Tuesday, August 7, 2012 | 8:00 AM

CIANJUR (LJ) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menunggak pembayaran listrik bulan Juli 2012 sebesar Rp 345.912.832. Penyebabnya, dana pembayaran rutin pada tahun ini tidak teralokasikan lantaran biayanya di luar perkiraan dari tahun 2011 lalu.

Bendahara Pengeluaran Bagian Umum Setda Pemkab Cianjur, Hendra Wira, tak menampik adanya tunggakan listrik alokasi bulan Juli 2012. Menurut Hendra, penyebab belum terbayarkannya pembayaran listrik bulan Juli, karena alokasi dananya habis terpakai pembayaran bulan sebelumnya.

"Untuk pembayaran listrik tahun 2012 kita mengacu pada pengeluaran pembayaran tertinggi tahun 2011. Tapi pada kenyataannya pembayaran tahun 2012 mengalami kenaikan," kata Hendra di ruang kerjanya, Senin (6/8).

Hendra menyebutkan, setiap bulannya pembayaran listrik melalui Bagian Umum Setda Pemkab Cianjur berada di kisaran Rp345juta - Rp375juta. "Kalau dikumulatifkan rata-rata, dalam setahun untuk pembayaran listrik mencapai lebih dari Rp3 miliar," ucapnya.
Pembayaran listrik Pemkab Cianjur terbagi dalam dua klasifikasi, yakni beban penerangan jalan umum (PJU) dan beban kantor di lingkungan sekretariat daerah.

Bulan Juli 2012, tagihan beban PJU mencapai Rp243.067.058 terdiri dari Rayon Cianjur Kota sebesar Rp165.733.078, Rayon Cipanas Rp51.210.625, Rayon Mande Rp15.335.754, Rayon Tanggeung Rp3.318.390, dan Rayon Sukanagara Rp7.469.220.
Sementara beban kantor mencapai Rp102.845.774 terdiri dari Rayon Cianjur Kota Rp92.485.828, Rayon Cipanas Rp8.851.971, Rayon Mande Rp350.620, Rayon Tanggeung Rp962.655, dan Rayon Sukanagara Rp194.700.

"Jadi total tagihan beban PJU dengan beban kantor bulan Juli 2012 ini mencapai Rp345.912.832. Nanti akan kita coba masukkan ke APBD perubahan untuk tagihan listrik bulan Juli ini," ujar Hendra.

Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Bachrudin Ali kaget ketika mendengar Pemkab Cianjur menunggak pembayaran listrik tagihan Juli 2012. Dia pun mengatakan kondisi ini akibat tidak matangnya perencanaan dalam memperhitungkan dana pembayaran tagihan listrik.

"Jika memang dana pembayarannya tidak ada, ini ada indikasi kurang matangnya perencanaan pembayaran. Harusnya bisa diproyeksikan pembayaran ini jangan sampai terjadi tunggakan seperti saat ini. Saya nanti akan panggil Bagian Umum untuk meminta penjelasannya. Saya baru tahu pemda menunggak pembayaran listrik," kata Bachrudin di ruang kerjanya, Senin (6/8).

Namun demikian, Bachrudin menyarankan jika memang alokasi dana pembayaran listrik bulan Juli ini tidak ada, bisa menggunakan dulu dana yang ada. Artinya, nanti secara formal dalam surat pertanggungjawaban (SPJ) bisa diajukan dalam APBD perubahan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Gatot Subroto, menyayangkan adanya tunggakkan pembayaran listrik di lingkungan Pemkab Cianjur. “Sesuatu hal yang tidak boleh terjadi lantaran Pemkab dan PLN merupakan mitra kerja dalam kaitan PPJU, nilainya pun di rata-rata pertahun sebesar lebih kurang Rp 11 Milyar, besarnya pemasukan dari PPJU setiap tahunnya, secara logika nilai tunggakan lebih kurang Rp345 juta, tentunya bias tertutupi dari PPJU yang mencapai Rp 11 Milyar,”kata Gatot.(RUS)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger