' Pembentukan PWI Koordinatoriat di Kabupaten Bogor Dianggap Ilegal - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pembentukan PWI Koordinatoriat di Kabupaten Bogor Dianggap Ilegal

Pembentukan PWI Koordinatoriat di Kabupaten Bogor Dianggap Ilegal

Written By dodi on Friday, August 31, 2012 | 8:00 AM

KAB. BOGOR (LJ) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat (Jabar) menyatakan akan memberikan sanksi kepada pengurus PWI Perwakilan Kabupaten Bogor, jika terbukti melakukan pelanggaran Peraturan Dasar Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT) PWI. Hal itu menyusul derasnya kritikan dari sejumlah wartawan yang menjadi anggota PWI terhadap pembentukan PWI Koordinatoriat wilayah Bogor Timur, Bogor Selatan, Bogor Utara dan Koordinatoriat Wilayah Bogor Barat.

Kepada wartawan di Cibinong, kemarin, Wakil Ketua Bidang Organisasi, PWI Cabang Jabar, M. Safrin Zaeni , menegaskan dalam PD-PRT PWI tidak ada poin atau aturan yang melandasi pembentukan Koordinatoriat Wilayah dibawah kepengurusan PWI Perwakilan Kab.Bogor. “Untuk itu, kami meminta kepada PWI Kabupaten Bogor agar tidak melanjutkan dan segera menghentikan kegiatan pembentukan pengurus Koordinatoriat tersebut, karena didalam PD PRT PWI tidak dikenal PWI koordinatoriat dibawah PWI Perwakilan kabupaten atau Kota. Jika itu dilanjutkan,  maka itu sebuah pelanggaran,” ujarnya.

Terkait soal kedatangan Tim PWI Cabang Jabar ke Cibinong, Kamis (30/8), pihaknya telah meminta keterangan dan penjelasan dari Ketua dan pengurus PWI Perwakilan Bogor atas dasar pembentukan PWI Koordinatoriat di wilayah Bogor Selatan, Timur, Utara dan Barat dengan melibatkan oknum di luar anggota PWI. Hasil klarifikasi dari pengurus PWI Kab.Bogor akan dibawa ke PWI Jawa Barat.

“Selanjutnya, kami juga akan segera memanggil kepada Ketua dan sejumlah pengurus PWI Perwakilan Kabupaten Bogor ke PWI cabang Jabar untuk dimintai keterangannya dan akan menggelar rapat pleno pengurus PWI Cabang Jabar untuk masalah ini. Adapun hasilnya, nanti akan kami sampaikan kepada PWI Kabupaten Bogor dan akan kami tembuskan ke PWI Pusat”  kata Safrin.

Ditambahkannya, menyinggung adanya laporan dan pengaduan dari masyarakat mengenai adanya oknum anggota PWI Perwakilan Kabupaten Bogor terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen dan sengketa pertanahan, PWI tidak akan melakukan pembelaan terhadap yang bersangkutan. “Siapapun mereka, ketua, anggota ataupun setan belang sekalipun, jika yang bersangkutan anggota PWI dan melakukan tindak pidana maka, kami akan menindak tegas dan mempersilahkan kepada pihak-pihak lain yang merasa dirugikan atau ditekan oleh oknum anggota PWI, untuk segera melapor ke polisi,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Cabang Jabar, H. Agus Dinar, pihaknya tidak akan memberi toleransi jika ada anggota PWI melakukan tindak pidana, terlebih jika perbuatannya melanggar PD-PRT PWI. “Selama anggota kami ada masalah hukum yang tidak terkait dengan tugas jurnalistik,kami tidak akan melakukan pembelaan terhadap yang bersangkutan. Karena kami hanya melakukan advokasi kepada anggota yang sedang dalam menghadapi sengketa pers saat menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.

Namun demikian, pihaknya menambahkan sebelum melakukan pembelaan, pihaknya akan melihat dan mempelajari dulu pemasalahannya, apakah kasus tersebut termasuk kategori sengketa pers atau tindak pidana. Karena jika itu sengketa pers maka, harus ditempuh hak jawab. “Jika masalahnya ternyata murni tindak pidana, maka kami mempersilahkan kepada polisi atau pihak aparat hukum lainnya untuk memprosesnya sesuai KUHP,” ujar wartawan Suara Karya tersebut. PHD
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger