' Oktober 2012, Kemampuan Kepala Sekolah dan Pengawas Diuji - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Oktober 2012, Kemampuan Kepala Sekolah dan Pengawas Diuji

Oktober 2012, Kemampuan Kepala Sekolah dan Pengawas Diuji

Written By dodi on Wednesday, August 15, 2012 | 8:00 AM

BOGOR - Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Badan Pengembangan Sumber Daya Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Unifah Rasyidi mengungkapkan, bahwa para Kepala Sekolah (Kepsek) dan Pengawas akan mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) secara khusus di gelombang kedua, yang digelar mulai 2 Oktober 2012 mendatang.

Ujian tersebut, kata Unifah, diselenggarakan bersamaan dengan UKG ulang bagi guru-guru yang gagal ujian di gelombang pertama akibat berbagai hal.  Sebagian kepala sekolah telah mengikuti UKG di gelombang pertama. Akan tetapi kepala dan pengawas sekolah wajib kembali mengikuti UKG di gelombang kedua karena ada materi ujian lain yang harus diujikan.

"Kalau di tahap pertama itu khusus ujian tentang akademik, menyangkut mata ujian bidang mata pelajaran yang dikuasai," kata Unifah kepada wartawan, baru-baru ini. Pada UKG gelombang kedua, semua kepala sekolah akan diuji kemampuan manajerialnya. Begitu juga dengan Pengawas Sekolah, pada 2 Oktober akan diuji mengenai kemampuan supervisi akademik dan sekolahnya.

"Jadi bagi kepsek yang sudah ikut UKG gelombang pertama, tinggal ikut ujian manajerialnya saja. Tapi jika ada sama sekali belum ikut ujian, maka baik materi akademik, maupun manajerial akan dilaksanakan di gelombang kedua," ujarnya seraya menambahkan ujian khusus untuk Kepsek dan pengawas, akan dihelat bersamaan dengan UKG ulang bagi guru-guru yang gagal mengikuti UKG gelombang pertama.

Unifah juga menegaskan, bahwa guru-guru peserta uji kompetensi guru (UKG) online yang merasa dirugikan pada pelaksanaan gelombang pertama bisa ikut pada gelombang kedua. Para guru dapat melapor di dinas pendidikan atau lembaga penjaminann mutu pendidikan (LPMP).

"Memang ada banyak kendala yang dikeluhkan dalam UKG online pertama. Kami minta maaf untuk hal tersebut. Kemendikbud saat ini berusaha keras untuk membuat pelaksanaan UKG online pada gelombang kedua berjalan lebih baik," katanya sambil menambahkan UKG dilaksanakan untuk memetakan kompetensi guru.

Berdasarkan peta kompetensi tiap guru itu dibuat pembinaan guru secara berkelanjutan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan guru. Menurut Unifah, para guru yang tidak ikut UKG akan sulit naik pangkat. Sebab, hasil UKG dan pembinaan guru dibutuhkan sebagai syarat untuk kenaikan pangkat. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger