' Martha Tilaar Peduli Pendidikan dan Ilmuwan Nasional - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Martha Tilaar Peduli Pendidikan dan Ilmuwan Nasional

Martha Tilaar Peduli Pendidikan dan Ilmuwan Nasional

Written By dodi on Monday, August 13, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Kelompok usaha Martha Tilaar Group selama ini memiliki komitmen kuat terhadap eksistensi para peneliti dan ilmuwan nasional. Untuk itu, Martha Tilaar memberi penghargaan kepada tiga ilmuwan, Enos Tangke Arung, Dodi Darmakusuma, dan Irmanida Batubara, sebagai pemenang Ristek-MITC Award 2012. Hasil riset dari tiga orang itu berhasil menjadi jawara dari tema yang ditentukan, yakni riset bahan alam berbasis konsep ramah lingkungan untuk kecantikan dan kesehatan.

Pemberian hadiah dilakukan pada upacara penutupan RITech Expo 2012 di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/8). Dodi dan Irmanida yang berturut-turut menjadi juara kedua dan ketiga menerima uang bantuan riset masing-masing sebesar Rp 20 juta. Enos sebagai juara pertama mendapat hadiah utama, yakni uang Rp 50 juta. "Penghargaan ini untuk mendorong riset pemanfaatan bahan alami agar memiliki nilai tambah daripada dijual dalam keadaan mentah," ujar Martha Tilaar.

Enos yang berasal dari Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, membawakan makalah berjudul Validasi Daun Callicarpa Albida Blume, Bahan Herbal dalam Bedak Dingin Suku Dayak Kalimantan Timur sebagai Bahan Pencerah Kulit. Dodi dari Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, membawakan makalah Pengembangan Ekstrak Beberapa Tumbuhan Kosmetik Tradisional Indonesia sebagai Kandidat Bahan Alami Anti-Photoaging. Irmanida dari Institut Pertanian Bogor membawakan makalah berjudul Inhalasi Minyak Atsiri Bangle (Zinger purpureum) untuk Pelangsing.

Enos menjelaskan, risetnya masih tahap awal. Bermula dari pendataan bahan herbal dari bedak dingin yang dipakai suku dayak, dia menyimpulkan bahwa salah satu kandungannya berkhasiat untuk membuat kulit lebih cerah. "Hanya saja, belum dipastikan komponen apa, masih menunggu untuk diisolasi dulu," ujarnya.

Selain kepada peneliti, Ristek-MITC Award juga memberi penghargaan kepada tiga tulisan dari kategori umum, yakni Dwi Nugraheni Widayanti dengan tulisan Kulit Kayu Secang Membuat Kulit Mulus, Siti Raudoh dengan tulisan Buah Pedada: Bahan Alami Kaya Vitamin sebagai Sumber Antioksidan, dan Ika Sari Sri Suharyanti dengan tulisan Dari yang Paling Baik untuk yang Terbaik. Sedang untuk kategori jurnalis, wartawan Tribun Pekanbaru, Afrizal, menerima penghargaan karena tulisannya berjudul Dari Alam Indonesia untuk Wanita Indonesia. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger