' LMMI Desak Bupati Ganti Kepala Disdik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » LMMI Desak Bupati Ganti Kepala Disdik

LMMI Desak Bupati Ganti Kepala Disdik

Written By dodi on Monday, August 13, 2012 | 8:00 AM

KAB.SUBANG (LJ)- Meski baru duduk beberapa hari menjadi Bupati Subang mengantikan Eep Hidayat yang tersandung kasus korupsi, H. Ojang Suhendi sudah didesak LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) untuk mengabuli surat pengunduran diri yang diajukan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Asep Muslihat.

Pengunduran diri yang diajukan kepala dinas dimasa Bupati Eep itu hingga saat ini belum juga ditanggapi. padahal, selama menjabat dugaan penipuan yang dilakukan Asep terhadap guru dengan berkedok Koperasi Langit Biru (KLB) sudah santer dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon.

Menurut Munarly, Ketua LSM LMMI (Lembaga Masyarakat Madani Indonesia), harusnya surat pengunduran diri itu ditanggapi bupati sekarang. Alasannya, agar kondisi dilingkungan lembaga pendidikan kondusif.

"Coba bupati turun Kebawah, lihat Kondisi para Guru akibat Korban Penipuan berkedok KLB itu. Hidupnya saat ini sangat kesusahan dan banyak hutang pasca meminjam ke Bank Mandiri untuk setor ke KLB yang tak jelas," jelasnya kepada Lingkar Jabar, kemarin.

Selain itu, banyaknya permasalahan yang muncul di lingkungan Disdik Kabupaten Subang, Seperti marak Pungutan Liar yang
dilakukan oknum Sekolah Menengah Pertama (SMP ) sangat memberatkan para orang tua murid, Sehingga banyak orang tua murid yang menjerit. Padahal lanjutnya, sudah jelas dalam Permendiknas No.51 Tahun 2011, melarang tegas ada pungutan bentuk apapun diluar Ketentuan.

"Maraknya pungutan liar, mencerminkan Kegagalan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang terhadap lembaga pendidikan yang ada dibawah naungannya," ungkap Munarly.

Makanya, berbagai kelemahan terhadap kinerjanya selama menjabat kepala dinas, Asep melayangkan surat pengunduran diri dari jabatannya tersebut.

Adapun yang akan mengantikan jabatan kepala dinas sekarang, lanjut Murnaly, agar disesuaikan dengan Kemampuan dan sumber daya manusiannya. "Jadi harus benar-benar masuk kadalm kriteria, selain dilihat dari sumber daya juga golongan karirnya sudah memenuhi persyaratan atau belum," tukasnya. Ade.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger