' Listrik Masuk Desa : ESDM Kabupaten Bogor Berhasil Lakukan Pemasangan Ribuan Sambungan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Listrik Masuk Desa : ESDM Kabupaten Bogor Berhasil Lakukan Pemasangan Ribuan Sambungan

Listrik Masuk Desa : ESDM Kabupaten Bogor Berhasil Lakukan Pemasangan Ribuan Sambungan

Written By dodi on Monday, August 6, 2012 | 8:00 AM

KAB. BOGOR, (LJ) - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menargetkan pemasangan sambungan listrik masuk desa sebanyak 3.000 sambungan baru per tahun.

"Setiap tahunnya, kami menargetkan program listrik masuk desa di rumah masyarakat sebanyak 3.000 sambungan," kata Kepala Dinas ESDM, Kabupaten Bogor, Kusparmanto kepada LINGKAR JABAR, dikantornya kemarin.

Menurutnya, untuk tahun ini Dinas ESDM Bogor memfokuskan program listrik masuk desa di 21 kecamatan, di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor, karena kawasan tersebut banyak yang belum mendapat sambungan listrik."Setiap masyarakat (yang rumahnya) belum teraliri listrik akan kita sertakan dalam program listrik masuk desa ini, dengan biaya pemasangan gratis," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa target sambungan listrik tersebut ditetapkan sejak 2007 dengan total sambungan yang telah terpasang hingga 2010 sebanyak 12.000 sambungan. Selain itu, juga dijelaskan bahwa berdasarkan target yang telah ditetapkan, masih tersisa 19.000 sambungan baru yang perlu dibuatkan.

“Namun berdasarkan data dari masing-masing kecamatan yang dilakukan Dinas ESDM Bogor, terdapat 31.000 ribu sambungan listrik masuk desa yang belum terpasang di wilayah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Kusparmanto mengaku heran dengan temuan data dari pihak kecamatan tersebut, sebab ia berkeyakinan program listrik masuk desa yang digulirkan sejak 2007 dengan target 3.000 sambungan setiap tahunnya menyisakan sambungan yang belum terpasang hanya 19.000 saja. Padahal pada tahun 2007 lalu, pihaknya telah melakukan survei, dan mendapatkan angka yang sama.

"Jika dihitung secara matematis seharusnya tinggal 19.000 rumah warga yang belum dialiri listrik, bukan 31.000. Meski demikian, saya yakin bahwa temuan tersebut tidak akan mengganggu program yang sudah bergulir. Saya optimis program listrik desa dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan,” tandasnya.

Sementara Kepala Bidang Kelistrikan Dinas ESDM Kabupaten Bogor Bachtasar Muslim Lubis menjelaskan, bahwa tanggungjawab yang dibebankan kepada Dinas ESDM Kabupaten Bogor terkait soal listrik masuk desa ini sangat besar. Terlebih .Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mengembangkan program Visit Bogor sejak tahun 2011 lalau dengan target mendatangkan 2,7 juta wisatawan.
“Tidak jarang saya harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan supervise langsung ke wilayah-wilayah yang terkena program listrik masuk desa ini,” ujarnya.

Menurut Lubis, Kabupaten Bogor tercatat sebagai salah satu kabupaten terluas bukan hanya di Jawa Barat, tetapi juga di Indonesia. Dengan jumlah kecamatan yang mencapai 40, maka kabupaten ini berpeluang dimekarkan menjadi 8 kabupaten. Ini berarti, daerah berpenduduk hampir 5 juta jiwa ini juga berpeluang dimekarkan menjadi dua propinsi dengan catatat satu propinsi tediri dari empat kabupaten. Bayangkan berapa panjang jalan umum yang penerangannya berada di bawah tanggung jawab Dinas ESDM Kabupaten Bogor.

“Beginilah tugas dan pekerjaan saya, selain administrasi harus beres, maka pada saat bersamaan juga harus cepat tanggap terhadap keluhan masyarakat terkait penerangan jalan umum di Kabupaten Bogor ,” kata alumni FISIP UNAS Jakarta tersebut.

Adapun mengenai penerangan jalan umum (PJU), tidak hanya terkait kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor, tetapi juga terkait dengan citra Kabupaten Bogor sebagai daerah tujuan wisata.

“Kalau jalan-jalan umum tidak memiliki penerangan, tidak saja akan menimbulkan kesan tidak baik bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Bogor, akan tetapi juga membuat jalan-jalan gelap dan akan menimbulkan kerawanan  tindak kejahatan, “ kata Lubis.

Sebaliknya, kalau penerangan jalan umum  terang dan baik, maka bukan hanya masyarakat Kabupaten Bogor yang merasa nyaman, citra Kabupaten Bogor di mata wisatawan nasional dan manca negara juga baik.

Terkait adanya, kerusakan penerangan jalan umum di jalur provinsi  Cariu – Tanjungsari, tepatnya di Desa Sukajadi dan Babakanraden, Kecamatan Cariu beberapa waktu lalu, pihaknya menurunkan dua unit truk rehab PJU dan empat teknisi. 

“Hasilnya, sebanyak 143 PJU berhasil diperbaiki. Bahkan beberapa instalasi listrik yang rusak ikut diperbaiki secara menyeluruh.  Karena ini merupakan langkah nyata bahwa kami tidak tinggal diam terhadap keluhan masyarakat terkait pernerangan jalan umum. Kami peduli dan secepat mungkin memperbaiki kerusakan yang ada,” imbuhnya.

Lubis mengemukakan, pihaknya kini tengah mencari jalan bagaimana caranya mengamankan panel listrik yang sering dicuri oleh tangan-tangan jahil. “Pencurian ini seringkali menjadi penyebab matinya penerangan jalan umum. Bukan hanya panel, kabel listrik pun dicuri, sehingga penempatan panel listrik itu ditempatkan agak tinggi agar tidak terjangkau oleh tangan jahil,” pungkasnya.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger