' KPK Usut Korupsi Pembangunan Pabrik Vaksin Flu Burung - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » KPK Usut Korupsi Pembangunan Pabrik Vaksin Flu Burung

KPK Usut Korupsi Pembangunan Pabrik Vaksin Flu Burung

Written By dodi on Thursday, August 30, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengungkapkan pihaknya sudah memulai penyelidikan kasus terkait dugaan korupsi dalam pembangunan pabrik vaksin flu burung di Bandung, Jawa Barat. Bambang memastikan bahwa kasus yang ditangani berbeda dengan yang tengah disidik Mabes Polri.

Sebab yang sedang ditangani KPK adalah dugaan korupsi pembangunan pabrik vaksin tahun 2011. Sedangkan, yang ditangani Polri adalah pembangunan tahun anggaran 2008 hingga 2010. "Itu (pabrik vaksin flu burung) sebenarnya kasus lain dari Muhammad Nazaruddin yang masih penyelidikan. Yang diambil KPK tahun 2011," kata Bambang dalam keterangan persnya, Rabu (29/8). 

Sebelumnya, KPK menyatakan tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik vaksin flu burung senilai Rp 1,3 triliun. Penyelidikan tersebut dilakukan KPK setelah menerima hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Di mana, berisi potensi kerugian negara dalam proyek pengadaan pabrik vaksi flu burung tersebut. 

Hasil audit BPK menunjukkan bahwa indikasi kerugian negara sekitar Rp 349,5 miliar dan potensi kerugian negara sekitar Rp 343,7 miliar. Dan itu artinya total kerugian negara bisa mencapai Rp 693,2 miliar. 

Tetapi, di tengah penyelidikan dilakukan KPK, Mabes Polri menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik vaksi flu burung di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan untuk tahun anggaran 2008-2011, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari proyek tersebut. 

Menurut Kepala Biro Penmas Mabes Polri, Boy Rafli Amar pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik vaksin flu burung dilakukan berdasarkan laporan tertanggal 5 April 2012. Di mana, terkait pengadaan peralatan pembangunan fasilitas produksi, riset dan ahli teknologi produksi vaksin flu burung. 

Boy mengatakan bahwa saat ini penyidik kepolisian tengah mendalami tiga vendor yang menyuplai barang dan jasa ke pihak pemenang tender, yaitu PT Anugerah Nusantara. Terbukti, penyidik Polri telah menggeledah PT Bio Farma di Pasteur Bandung, PT Bio Farma di Cisarua Kabupaten Bandung, sebuah gedung di Buah Batu Bandung, sebuah laboratorium di Universitas di Surabaya. FER/CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger