' Korupsi Mengakar, Kejari Bogor Tutup Mata - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Korupsi Mengakar, Kejari Bogor Tutup Mata

Korupsi Mengakar, Kejari Bogor Tutup Mata

Written By dodi on Friday, August 31, 2012 | 8:00 AM

BOGOR (LJ) - Ratusan massa yang bergabung dalam Barisan Rakyat Anti Koruptor (Barak) melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Negeri Bogor Jalan Ir. H. Juanda No 6 Bogor pada Selasa, 31 Juli 2012 lalu, menuai keluhan dari hasil penemuan yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Bogor, Jawa Barat.

Dalam aksinya, mereka menilai DPRD Kota Bogor merupakan sarang koruptor karena beberapa anggota DPRD Kota Bogor terlibat dalam makelar perizinan yang ada di Kota Bogor. Selain itu, banyaknya Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang dilakukan anggota DPRD Kota Bogor, dan tidak transparannya dana aspirasi dari anggota DPRD Kota Bogor dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor.

Aksi yang dilakukan oleh para demonstran, menuntut agar pimpinan Kejaksaan Negeri Bogor untuk segera melakukan pengusutan terhadap sejumlah anggota DPRD kota Bogor yang diduga terlibat makelar perizinan dan banyaknya surat perintah perjalanan yang fiktif. "Karena itu menjadi hak masyarakat untuk tahu, tapi kenapa hanya segelintir orang saja yang tahu. Oleh karena itu, kami menuntut perlu adanya transparansi yang jelas," kata Koordinator Aksi, Ferdian, kepada sejumlah wartawan, Kamis (30/8).

Ketika itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor, A. Ghazali Hadari, mengatakan akan merespon secara aspiratif apa yang diaspirasikan oleh pengunjuk rasa.

Bahkan, saat LINGKAR JABAR akan meminta konfirmasi ulang, mengenai perkembangan yang di keluhkan sebagian masyarakat, yang diwakili oleh Barisan Rakyat Anti Koruptor (Barak) tentang banyaknya tindak korupsi di kota Bogor, pada Kamis (30/8). pihak kejari Bogor,  seakan enggan mengemukakan hal yang memang sangat sensitif tersebut dengan mengacuhkan konfirmasi dari LINGKAR JABAR.

Beberapa kali, wartawan mencoba menghubungan pendekar hukum kota Bogor, tidak ada satupun pejabat dilingkungan Kejari Bogor yang mau berkomentar, bahkan, staf kejaksaan terkesan menutupi keberadaan atasannya yang akan dimintai komentarnya oleh wartawan. AME 
 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger