' Kinerja Pemkot Bogor Buruk 88 RTLH Kelurahan Katulampa Belum Tersentuh - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kinerja Pemkot Bogor Buruk 88 RTLH Kelurahan Katulampa Belum Tersentuh

Kinerja Pemkot Bogor Buruk 88 RTLH Kelurahan Katulampa Belum Tersentuh

Written By dodi on Monday, August 6, 2012 | 8:00 AM

BOGOR KOTA (L J) – Sebanyak 88 rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, sama sekali belum tersentuh oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Hal ini, sungguh terbukti, bahwa kinerja Pemkot Bogor sangatlah buruk.

Rofiah (52) warga Katulampa RT 03 RW 01, sudah 6 tahun tidak pernah tersentuh alias kurang diperhatikan, dari pihak Kelurahan maupun pihak Pemkot Bogor. "Jangankan mendapatkan bantuan dari pemerintah, di tinjau saja belum pernah," ucap Rofiah kepada LINGKAR JABAR,  di rumah kediamannya, kemarin.

Dari hasil pantauan LINGKAR JABAR, keberadaan RTLH di wilayah Kelurahan Katulampa, Rt 03 Rw 14, rumah semi permanen ini memang sudah tidak layak lagi untuk di huni. Dilihat dari atap rumahnya, sudah terlihat miring 60 derajat, sampai lantainya pun ikut mengalami kemiringan. "Rumah ini, tinggal menunggu waktu saja mas, jika ada hujan angin tiba, pastinya gubuk saya akan hancur," ujar Rofiah, sambil meneteskan air mata.

Pihaknya, sudah pasrah dan tidak terlalu berharap akan bantuan dari pemerintah. Karena dirinya sudah bosan kepada aparatur Kelurahan maupun Pemda Kota Bogor. ”Saya hanya bisa bersabar saja mas, mungkin saya belum dikasih rezeki sama Allah swt," imbuhnya.

Ibu yang mempunyai tiga orang anak ini, selama 11 tahun sehari-harinya, memenuhi kebutuhan hidup untuk keluarganya. Dirinya, dengan menjadi buruh cuci di salah satu perumahan di Ciomas, Kabupaten Bogor. Pihaknya, termasuk razin dan telaten dalam mengerjakan pekerjaannya. Sampai–sampai, dirinya mengalami penyakit parkinson yaitu kesulitan untuk pergerakan otot (penyakit degeneratif syaraf-red) ini, di alaminya, sudah 4 tahun di deritanya.

Sementara itu, Almi alfarisa, anggota HMI Cabang Kota Bogor, mengatakan, tidak hanya permasalahan RTLH yang di alami warga katulampa. Bahkan, dari hasil tinjauan HMI Cabang Kota Bogor, warga sekitar masih membutuhkan, ketersediaan air bersih, atau MCK (Mandi Cuci Kakus). "Saya berharap, pemerintah harus benar-benar bekerja lebih keras lagi. Karena Pemerintah, di bayar oleh masyarakat dan pemerintah harus bisa memperhatikan masyarakat," ungkapnya.

Seharusnya pemerintah setempat, dapat memperhatikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan pertolongan. Jangan sampai, kejadian ini, banyak dialami masyarakat Kota Bogor. Dan Pemerintah Kota Bogor, seharusnya meningkatkan kinerja yang lebih profosional demi kepentingan masyarakat Kota Bogor, yang membutuhkan pertolongan. AME

 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger